Suara.com - Dalam sebuah adegan di film dokumenter berjudul Too Fat for Sex, perempuan-perempuan gemuk digambarkan mengikuti kelas seks untuk memelajari kiat-kiat bercinta yang lebih baik.
Seks bagi perempuan bertubuh besar memang telah lama menjadi subjek yang tabu untuk dibicarakan dan terkesan masih sebagai bahan ejekan.
Tetapi, bagi ribuan orang gemuk yang ingin melakukan hubungan seks yang hebat, ini bukanlah lelucon.
Emma Tamsin Hill, salah satu dari orang-orang gemuk sekaligus pembuat film dokumenter Too Fat for Sex, mengatakan, "Saya sudah gemuk sepanjang hidup saya. Ini adalah satu-satunya kehidupan yang saya ketahui. Ketika SMA, saya selalu menjadi teman yang lucu. Baru ketika saya kuliah, saya mulai mampu membuat lelaki tertarik," kata Emma.
Emma yang kini berusia 22 tahun telah menjalani kelas seks bagi orang gemuk sejak tiga tahun lalu. "Melihat ke belakang, hubungan biasanya bersifat suka sama suka dan saya tidak biasa pilih-pilih. Tetapi saya memiliki beberapa pengalaman dengan lelaki yang membuat saya merasa bila saya hanya dimanfaatkan," tambahnya.
Sekarang, Emma yang memiliki banyak pengikut di media sosial, mengatakan bahwa matanya telah terbuka dan jauh lebih percaya diri.
Secara teratur Emma mengunggah foto ketika menggunakan pakaian glamor dan seksi. "Orang gemuk seperti saya tidak masalah saat melakukan seks. Seringnya adalah masalah saat telanjang di hadapan seseorang," katanya.
Dalam film yang tayang di BBC Three, Emma bertemu dengan perempuan gemuk lainnya yang berbicara tentang bagaimana mereka menderita atas penampilan mereka.
Salah satu metode meningkatkan kepercayaan diri dalam kelas seks bagi orang gemuk adalah mengikuti kelas menggambar.
Baca Juga: Terungkap, Pesan Setnov ke Istri dan Anak-anak saat Diburu KPK
Lewat kelas itu, diharapkan para orang gemuk dapat mengusir ketakutan mereka dalam mengekspresikan tubuhnya.
"Kelas itu sangat menegangkan, tetapi ketika saya melihat gambar saya, saya menyadari bahwa cara orang melihat saya bukanlah cara saya berpikir, bagi mereka saya adalah sebuah karya seni," kata Emma.
Kelas ini dijalankan oleh Athena Mae, seorang ahli seks yang membantu lelaki atau perempuan untuk meningkatkan performa seks mereka.
Kelas bernama Athena Mae Body Positive berjalan setiap sebulan sekali di London, Inggris, dengan biaya sekitar Rp 660 ribu sampai Rp 940 ribu selama 90 menit dengan jumlah maksimum peserta 10 orang.
Untuk sesi tunggal atau pasangan, Mae mematok biaya kelasnya sebesar Rp 4,7 juta sampai Rp 9,4 juta per sesi tergantung pada materi pelajaran selama empat jam.
Tak lupa, Mae membagikan mantra untuk seks yang lebih baik, termasuk didalamnya adalah mencintai tubuh sendiri, berat badan tidak sebanding dengan nilai diri, gemuk bukanlah konotasi kotor, dan terima bagaimana bentuk tubuhmu serta jangan coba mengubahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara