Masuk Penjara Anak di AS
Di usia 14 tahun, Micahel pun mulai berteman dengan geng jalanan dan bergabung menjadi anggota gangster di usia 16 tahun. Sejak saat itulah, hidupnya semakin hancur. Parahnya lagi ia bahkan pernah dijebloskan ke penjara anak-anak akibat narkoba dan sepak terjangnya yang melawan hukum.
Menurut Michael, menjadi anggota geng memang mengharuskannya untuk berani melakukan perbuatan yang melawan hukum, seperti penyalahgunaan narkoba dan bertarung dengan teman-teman sebayanya. Setelah itu, dia juga diharuskan untuk menyerang orang yang ditunjuk bosnya secara acak di jalan.
“Saya sebenarnya ingin menghabiskan waktu dengan keluarga, namun tidak mendapatkannya. Nah, akhirnya saya cari itu di luar, masuk geng. Moto geng di Amerika itu 'we are family'," tutur Michael.
Saat menjadi anggota geng, Michael mengaku semakin mudah mendapatkan narkoba. Bukan hanya sebagai pemakai, dia juga menjadi seorang bandar. Dari sanalah ia mulai mendapatkan uang yang membuatnya kaya raya dan tidak merasa kekurangan.
Dari kegiatan ilegal ini, ia bahkan bisa mendapatkan 8-11 ribu dolar AS per bulan. Michael bisa membeli apapun dan melakukan apapun untuk kesenangannya, seperti karaoke, judi dan pergaulan bebas.
"Walaupun jadi bandar, polisi nggak pernah curiga. Karena kemana-mana saya pakai mobil mewah, pakaian rapi. Padahal kalau dibuka kap mobil saya isinya narkoba sama pistol semua,” ungkapnya yang juga pernah bisnis senjata ilegal.
Narkoba, lanjut Michael, benar-benar mengendalikan dirinya. Berkali-kali ia harus berurusan dengan kepolisian hingga akhirnya salah satu teman dekatnya, sesama pengedar ditembak mati polisi.
Kejadian itu membuatnya terpukul dan menjadi lebih sering berdiam diri di rumah. Ia juga mulai mengurangi pemakaian narkoba.
"Saya mulai berpikir, minum setiap hari, bisa makan yang enak, bisa beli apa saja, tapi kok saya masih merasa tidak bahagia. Sesuatu yang saya cari dari kecil itu, seperti masih belum bisa saya temukan. Di tambah lagi satu persatu teman saya di geng itu meninggal, lama-lama saya mulai berpikir," ceritanya panjang lebar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Yaqut Cholil Qoumas Jabatan Sebelumnya Apa? Mantan Menteri Agama yang Kembali Ditahan di Rutan
-
7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan
-
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok
-
5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik
-
Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat
-
7 Rekomendasi Sunscreen Ringan Hasil Matte, Tidak Bikin Wajah Kelihatan Berminyak
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya