Suara.com - Selama bulan Ramadan, magrib menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu untuk berbuka puasa dan menikmati hidangan lezat yang telah disediakan di rumah.
Setiap keluarga pasti memiliki hidangan buka puasa favorit yang selalu ada. Nah, begitu pula dengan negara-negara di dunia. Setiap negara ternyata punya hidangan kuliner khas Ramadan yang biasa disantap untuk buka puasa.
Inilah 8 makanan khas buka puasa dari berbagai negara di dunia yang dihimpun dari berbagai sumber.
Turki
Salah satu hidangan khas buka puasa di Turki adalah Gullac, sejenis makanan penutup yang terbuat dari tepung maizena, terigu, dan susu. Gullac terdiri dari lembaran pastry yang di atasnya ditaburi buah delima. Kue tradisional ini sudah ada sejak Kekaisaran Ottoman pada 1400-an.
Maroko
Hidangan buka buasa yang sangat khas di Maroko adalah harira, semacam sup kental yang berisi campuran beras, kacang, daging sapi, dan buncis. Untuk memperkuat rasa, harira dimasak dengan bumbu-bumbu rempah seperti kunyit dan jahe.
Arab Saudi
Sesuai sunnah Rasulullah SAW, memakan kurma dengan jumlah ganjil disarankan untuk berbuka puasa. Itulah yang dilakukan kebanyakan penduduk Arab Saudi.
Baca Juga: Bayu Jadi Martir Halau Teroris, Ini Pesan Haru Istri ke Balitanya
Aljazair
Chekchouka pada dasarnya adalah makanan pokok dari Afrika Utara. Namun, ini menjadi sajian yang paling sering disantap oleh penduduk Aljazair. Chekchouka adalah makanan yang terbuat dari bahan utama telur rebus dicampur saus tomat, cabai, dan bawang, kemudian dibumbui dengan jintan.
Indonesia
Aneka jenis kolak menjadi hidangan yang paling dinanti-nanti saat buka puasa. Sebut saja mulai dari kolak pisang, kolak ubi, atau kolak labu. Ya, kolak memang hidangan buka puasa yang tak bisa ditolak orang Indonesia yang gemar rasa manis.
Malaysia
Bubur lambuk merupakan bubur khas Malaysia yang terdiri dari campuran sayur, rempah-rempah, ayam atau daging sapi, dan sereh. Bubur lambuk enak dinikmati selagi hangat.
Mesir
Terbuat dari labu squash, sumsum, atau zucchini, mahshi menjadi hidangan favorit untuk buka puasa di Mesir. Mahshi adalah sajian sayuran yang kaya rempah dan disantap dengan campuran nasi. Mahshi biasanya dijadikan makanan utama atau sebagai makanan pendamping.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 24 Juli 2026, Semesta Berpihak ke Kamu
-
Misi Menyelamatkan Dunia di Balik Sikap Jutek Cranky, Crabby Crow
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa
-
Apa Kelebihan Sunscreen Spray Dibandingkan dengan Sunscreen Krim? Ini 4 Alasannya
-
Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?