Suara.com - Sejak ada skate park baru di Sempur, Bogor Tengah, Jawa Barat, dunia skateboard di Bogor, Jawa Barat, mengalami kemajuan, tak heran bila banyak pecinta skateboard bermunculan, salah satunya Komunitas Bogor Independent Skateboarder yang akrab disebut Komunitas Boper .
Setiap harinya, skate park tersebut selalu diramaikan oleh para pemain olahraga skateboard. Mereka berkumpul, sambil bermain skateboard sesuai keahliannya masing-masing, dari berbagai usia, mulai dari anak-anak Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.
Komunitas yang biasa disebut Boper ini, menurut Nanay Nuriskandar, salah satu anggota Boper dan pemain skateboard, berdiri sejak 1994 oleh beberapa remaja Bogor.
Komunitas ini dibuat dengan tujuan agar para penggiat komunitas ini lebih saling mengenal dan lebih bersatu sejak era 90an. Nama Boper, lanjut Nanay, diambil dari nama 'Bogor Permai', lokasi di mana awalnya anggota komunitas tersebut sering bermain.
Selain di Lapangan Sempur, sambung dia, komunitasnya juga sering menghabiskan waktu di beberapa tempat seperti IPB Dramaga atau Taman Kencana.
"Kita kumpul hampir setiap hari untuk main. Kalau main sih sebenarnya di mana aja, karena karena main skateboard bisa di mana-mana. Yang penting nggak rumput atau tanah. Asal ada pluring, aspal, jalannya mulus, kita bisa main," jelas Nanay pada suara.com.
Menurutnya, sejak pertama didirikan, antusias kaum muda untuk bermain skate terus meningkat. Apalagi saat ini, kata Nanay, skateboard juga sudah diakui sebagai salah satu cabang olahraga oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Selain untuk mengembangkan bakat dan menyalurkan hobi, tergabung dalam komunitas ini juga punya banyak manfaat yang sangat positif, seperti melatih konsentrasi, kreativitas dan keseimbangan.
"Karena kita pakai otak kanan juga saat main, dituntut kreativitas, kelenturan badan, yang pasti menyehatkan banget karena semua badan gerak," jelasnya.
Baca Juga: Ini Dia Meiza Aulia, Pacar Eza Gionino yang Mirip Mulan Jameela
Komunitas skate board satu ini juga bukan hanya menjadi wadah bagi para penggiat olahraga skate board untuk menuangkan hobinya.
Tapi juga sebagai sarana pengembangan minat dan bakat bagi mereka yang ingin mencoba bagaimana cara bermain skate dengan benar.
Selain bermain skate, Boper sering pula mengadakan 'school skate' untuk para pemain pemula.
Tak hanya itu, untuk membuat masyarakat tertarik, komunitas ini juga sering mengadakan event, bahkan hampir setiap seminggu sekali para anggota Boper sering melakukan trip ke sekolah yang bertujuan mengenalkan skateboard.
Selain itu setiap 21 Juni, untuk merayakan hari skate sedunia para anggota Boper pun sering mengadakan pawai keliling kota Bogor menggunakan skate dan membersihkan sampah yang ada di jalan.
"Kita juga sering mengadakan kegiatan sosial, seperti mengajak anak-anak jalanan bila ingin ikut bergabung latihan skate bersama komunitas," ujar dia.
Biasanya, sebelum latihan, Boper akan mengajari mereka terlebih dahulu membaca selama 30 menit. Setelahnya baru mereka dibebaskan untuk bermain skate.
Nah, ingin bergabung dengan komunitas ini, datang saja dan langsung bermain bersama mereka ke skate park Sempur, karena para anggota dari komunitas ini siap menerima siapapun yang ingin bergabung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati