Suara.com - Gerbang Neraka, begitulah masyarakat wilayah Turkmenistan, menyebut tempat wisata ini.
Kawah gas Darvaza ini tadinya merupakan sebuah ladang gas alam yang runtuh menjadi lubang besar yang kemudian membuat tempat tersebut menjadi kawah gas alam.
BACA JUGA: Jelajahi 2 Tempat Sekaligus, Rasakan Sensasi 8 Destinasi Unik Ini
Karena kawah tersebut mengandung gas metana, pada 1971 para ahli geologi kemudian memutuskan untuk membakar kawah tersebut agar gas tidak menyebar hingga ke wilayah pemukiman warga.
BACA JUGA: Melestarikan Tradisi Ayunan dan Perang Pandan di Desa Tenganan
Semenjak itulah api yang ada di dalam kawah terus menyala hingga saat ini. Kawah gas Darvaza ini memiliki kedalaman kurang lebih 30 meter dengan diameter mencapai 69 meter.
BACA JUGA: Rumah Paris Bed and Breakfast, Penginapan Unik ala Eropa di Yogya
Fenomena alam ini berhasil menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang ke Kawah gas Darvaza. Terbukti, lokasi ini telah ramai dikunjungi oleh wisatawan sejak 2009.
Lantas, sensasi apalagi yang bisa dirasakan wisatawan saat mengunjungi tempat wisata yang berjuluk gerbang neraka ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah