- Ketua BPC HIPMI Depok Ardian berencana memperkuat sinergi dengan pemerintah untuk membangun perekonomian daerah.
- Fokus utama periode 2026–2029 adalah mengembangkan UMKM lokal agar naik kelas melalui jaringan bisnis dan edukasi para anggota.
- Wali Kota Depok Supian Suri berharap HIPMI menjadi jembatan dan dukungan kuat dalam memajukan perekonomian masyarakat.
Suara.com - Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) bakal memperkuat sinergi dengan Pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun perekonomian.
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Depok, Ardian menyampaikan kalau sinergi Pemerintah dan pengusaha diperlukan untuk membangun perekonomian, khususnya Kota Depok.
Menurutnya, Pemerintah berperan menyusun strategi, regulasi, dan menyediakan ekosistem usaha. Sedangkan pengusaha berperan menangkap peluang, berinovasi, dan mengeksekusi kegiatan ekonomi.
"Kunci kolaborasi ini adalah saling percaya dan memahami perannya masing-masing," kata Ardian, dikutip Senin (21/9/2026).
Ardian menyebutkan, HIPMI Kota Depok telah membantu perkembangan bisnisnya di Kota Depok. Jaringan HIPMI dinilai membuka akses terhadap komunitas, pemodal, dan pemerintah.
"Pengalaman ini jadi salah satu alasan bahwa saya ingin memimpin HIPMI Kota Depok sebagai bentuk kontribusi dan rasa terima kasih," lanjutnya.
Salah satu fokus utama HIPMI Kota Depok periode 2026–2029 yakni akan terus mengembangkan perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). HIPMI diarahkan menjadi role model dan tempat belajar, edukasi bagi calon pengusaha maupun pelaku UMKM.
Ardian berucap, sejumlah anggota HIPMI yang telah berhasil diharapkan dapat membagikan pengalaman dan membuka akses usaha. Selanjutnya, mendorong UMKM Depok naik kelas.
"HIPMI ingin menghubungkan UMKM dengan jaringan bisnis dimiliki para anggotanya," imbuhnya.
Dia mencontohkan bentuk kolaborasi antara dukungan industri percetakan untuk kemasan produk UMKM dan akses ke jaringan restoran. Sehingga, para pelaku UMKM diharapkan mendapatkan tempat belajar-edukasi, pendampingan, akses pasar, dan dukungan bisnisnya.
Ardian menekankan, HIPMI Kota Depok harus menghasilkan karya dan menghasilkan dampak yang lebih luas lagi. Nantinya, para pengurus dan anggota diminta tidak hanya menjalankan organisasi secara administratif.
"Program kerja yang dihasilkan harus berkualitas, dapat menghasilkan karya, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas," imbuh ketum.
Tidak hanya itu, Ardian pun mengajak sejumlah komunitas, asosiasi, dan organisasi se-Kota Depok untuk bergandengan tangan, berkolaborasi. Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi dinilai penting untuk memperkuat ekosistem pengusaha muda.
Tidak lupa, Ardian juga menunjukkan komitmen kepada kepengurusan 2026–2029 untuk selalu kompak dan solid, baik internal maupun eksternal. Sebagai ketum terpilih, dia meminta kepercayaan untuk menjalankan roda organisasi dengan baik. Dia pun berkomitmen merealisasikan program yang telah direncanakan.
"Visi akhir adalah menjadikan Depok sebagai kota yang melahirkan sejumlah pengusaha muda yang mampu berkontribusi terhadap perekonomian," katanya.
Sementara itu Ketum BPD HIPMI Jawa Barat (Jabar), Radityo Egi Pratama mengingatkan kembali bahwa baik HIPMI Jawa Barat, Kota Depok dan DPC HIPMI lain di wilayah Jabar ke depan harus menghasilkan banyak karya, banyak memberi kepuasan dengan tidak menunjukkan banyaknya gaya.
"Jadi setiap individu bisa berbahagia dan memuaskan satu sama lain. HIPMI jadi ruang untuk dirinya sendiri. Tapi jangan juga berlama-lama di HIPMI, yakinkan dan mantapkan diri apakah ke depannya ingin jadi penguasa atau tetap terus jadi konglomerasi," ungkap Egi.
Di sisi lain Wali Kota Depok, Supian Suri menginginkan UMKM di sana bisa naik kelas. Sehingga dari kehebatan dilahirkan para anak muda dengan usaha dimiliki masing-masing dapat menjadikan ekosistem kuat untuk Kota Depok.
Ia menyebut, banyak warga Depok yang bersedih karena masih ada anak-anak yang putus sekolah, rumahnya membutuhkan perbaikan, dan persoalan lainnya.
"HIPMI bisa jadi jembatan itu. Kami Pemerintah Kota Depok berharap besar hadirnya HIPMI bisa jadi daya dukung yang kuat untuk memajukan perekonomian masyarakat Kota Depok, meningkatkan UMKM naik kelas, mendorong dan mendukung, mengembangkan usaha mikro menjadi usaha yang besar," kata Supian.