Suara.com - Berbagai kesibukan yang dihadapi oleh perempuan Indonesia membuat beberapa dari mereka lalai melakukan perawatan Kulit wajah. Padahal, ritual perawatan wajah agar tetap cantik sangatlah penting terutama bagi mereka yang mulai menginjak usia 20-an.
"Seberapa sibuknya kita, apapun pekerjaan kita, baik sebagai karyawan, pemiliki usaha ibu rumah tangga atau lainnya, sangat penting bagi kita untuk senantiasa mengutamakan kesehatan kulit dengan terus merawat dengan rajin tanpa absen," kata dokter spesialis kecantikan dan estetika, Maria Charlotte dalam salah acara peluncuran produk kecantikan, di Jakarta, Selasa, (14/8/2018).
Apalagi kata Maria, tinggal di negara tropis seperti Indonesia membuat penduduknya rentan terkena paparan sinar ultraviolet secara berlebihan yang kadang dapat memberikan efek negatif bagi kulit wajah dan tubuh.
Untuk itu Maria mencoba membagikan tips perawatan sederhana agar kulit senantiasa sehat, cantik dan terjaga.
Pertama kata Maria, coba selalu terapkan ritual pembersihan wajah. Ritual cleansing ini sangat penting untuk mengangkat noda, debu, sisa tabir surya serta sisa make up yang menempel di wajah.
Kedua, biarkan kulit bernafas. Walau terdengar sepele, tetapi selelah apapun, kita harus tetap membersihkan make up dari wajah. Itu membuat kulit bernafas lebih baik dan bermanfaat untuk mengembalikan kekenyalan alami kulit.
Ketiga, gunakan toner. Tidak hanya membersihkan residu seperti minyak dan sisa make up, toner juga berguna untuk menenangkan, memperbaiki, dan menghaluskan kulit dengan mengurangi bintik hitam serta meminimalisir kemerahan serta peradangan.
Keempat, Maria menyarankan untuk melakukan perawatan kombinasi antara body oil dan pelembap kulit. Sebelum mandi, coba aplikasikan body oil seperti argan oil, tree tea oil, rose oil untuk menghidrasi kulit dan melindungi kulit bila mandi menggunakan air panas.
Lalu dilanjutkan dengan menggunakan pelembap setelah mandi dan terapkan sekali lagi saat beraktifitas agar kulit tetap terjaga kelembapannya.
Baca Juga: Prabowo Siapkan Nama-nama Beken Masuk Tim Pemenangannya
Kelima, jangan pernah lupa menggunakan tabir surya. Area paling sering luput dari tabir surya adalah area sekitar mata.
Hal ini terjadi karena banyak produk selalu mengingatkan untuk berhati-hati jika mengaplikasikannya di area mata. Tapi hati-hati bukan berarti tidak sama sekali. Area mata tidak boleh ketinggalan dalam pengaplikasian tabir surya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
-
Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha
-
Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik