Suara.com - Tahukah Anda bahwa ternyata kondom berbahan domba sudah ada sejak zaman dahulu sebelum digantikan oleh kondom berbahan karet atau lateks.
Meski sudah jarang beredar, masih banyak lelaki yang memilih untuk menggunakan kondom ini karena dianggap lebih nikmat.
Nah, untuk tahu lebih jauh mengenai kondom domba ini yuk simak ulasan Lisa Finn, seorang pakar seks di toko mainan seks Babeland di New York, Amerika Serikat seperti dilansir dari laman Menshealth.
1. Terbuat dari domba sungguhan
Menurut Lisa, kondom domba terbuat dari bagian tubuh mereka yakni usus. Tentu saja usus domba ini akan diolah lagi sehingga berbentuk kondom yang elastis.
2. Telah digunakan ribuan tahun lalu
Finn mengatakan bahwa kondom domba sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu. Penggunaan kondom domba diyakini pertama kali pada masa pemerintahan Raja Minos dari Kreta.
Menurut cerita, untuk mencegah kehamilan sang istri, Raja Minos menggunakan kondom domba ini.
Caranya pun masih sangat tradisional yakni dengan memasukkan kandung kemih domba ke dalam vaginanya sehingga menghindari masuknya sel sperma.
Baca Juga: Grogi, Pewushu Cantik Ini Gagal Sumbang Medali untuk Indonesia
3. Terbuat dari bahan alami
Kondom domba ini memang terbuat dari bahan alami, tak seperti kondom karet atau lateks. Itu sebabnya efek sampingnya pun lebih rendah dibandingkan kondom yang ada saat ini.
"Kondom domba mengirimkan panas tubuh lebih baik daripada karet dan karena itu memiliki kenikmatan yang paling alami," kata Lisa.
4. Sayangnya tidak aman
Kondom domba tidak aman bagi orang yang senang bergonta-ganti pasangan. Alasannya pori-pori kondom domba ini hanya mampu mencegah potensi kehamilan, bukan mencegah penularan seksual.
Itu sebabnya Lisa menegaskan kondom domba hanya aman digunakan lelaki yang sudah menikah atau tak mau bergonta-ganti pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia