Suara.com - Berwisata dengan kapal pesiar menjadi salah satu pengalaman unik dan berbeda yang kini semakin diminati oleh para wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. Untuk terus memberikan pelayanan terbaik, perusahaan kapal pesiar Royal Caribbean International akan menyiapkan kapal pesiar populernya yang dinamakan Voyager of the Seas demi menjelajah Asia Tenggara.
Managing Director untuk Royal Caribbean wilayah Asia Pasifik, Angie Stephen, mengungkap, kapal pesiar yang dijadwalkan akan mulai berlayar pada September 2018-Juni 2019 ini khusus dihadirkan untuk para penjelajah di Asia Tenggara, lengkap dengan keunikan atraksi-atraksinya dengan pilihan pelayaran jarak dekat ataupun jarak jauh.
"Voyager of the Seas akan berangkat dari Singapura, karena itu diharapkan kapal pesiar ini dapat menarik wisatawan dari wilayah ini, termasuk dari Indonesia," jelas dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/8/2018).
Lebih lanjut Angie Stephen menjelaskan bahwa kapal ini merupakan kapal pesiar yang terbesar dan paling inovatif dengan ketinggian 15 dek yang dapat membawa lebih dari 4.200 penumpang.
Semua wisatawan dan tamu yang menumpang kapal ini, dapat menikmati berbagai macam kegiatan dan hiburan untuk semua usia yang eksklusif dari Royal Caribbean, termasuk Royal Promenade, sebuah boulevard dengan deretan butik-butik duty-free, lapangan olah raga berukuran sangat luas dengan simulator selancar FlowRider, dinding panjat tebing dan lapangan mini golf, arena ice-skating dan film 3D.
Spesialnya, lanjut dia, ini semua sudah bisa dinikmati tanpa biaya tambahan alias sudah termasuk dalam tarif pelayaran. Untuk makanan, wisatawan juga bisa menemukan berbagai pilihan untuk bersantap karena sudah tersedia Ruang Makan Utama dan restoran prasmanan Windjammer Cafe serta Café Promenade yang buka 24 jam yang semuanya gratis.
"Kapal ini akan beroperasi dengan lebih dari 70 pelayaran untuk tiga hingga tujuh malam, berangkat dari Singapura, seperti pesiar selama 4 malam ke Penang dan Phuket, pesiar selama 5 malam ke Bangkok (Laem Chabang) menginap semalam, hingga pesiar selama 7 malam ke Kuala Lumpur (Port Klang), Penang, Langkawi, dan Phuket," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Wudu tanpa Berkumur saat Puasa, Sah atau Tidak? Ternyata Begini Hukumnya
-
5 Rekomendasi Brand Baju Koko Terbaik untuk Lebaran 2026, Produk Lokal Harga Terjangkau
-
5 Tips Sederhana Mengelola THR agar Tidak Sekadar Numpang Lewat
-
Salat Tarawih Minimal Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Aturan Buka Puasa di KRL, MRT, dan LRT Selama Ramadan 2026
-
Viral Cut Rizki Ngeluh Sahur Ganggu Jam Tidur, Padahal Ini 6 Keutamaan Sahur dalam Islam
-
Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Bibir Tidak Cocok dengan Lipstik
-
Tren Busana Lebaran 2026 Kini Makin Fleksibel, Modest Luxe Hadirkan Koleksi Terkurasi di Sarinah
-
4 Tren Baju Lebaran 2026 yang Bakal Viral, Gamis 'Bini Orang' Paling Diburu
-
Akad Pakai Bahasa Arab tapi Tidak Paham Artinya, Apakah Nikahnya Sah?