Selain konser Limp Bizkit di Bali, kejadian angkat HP saat konser memang banyak terjadi, Chris Martin pernah meminta Will, Guy dan Johnny berhenti memainkan intro lagu Charlie Brown dalam tour konser Coldplay, A Head Full of Dreams di Milan. Penyebabnya adalah penonton yang terlalu sibuk bermain handphone. Chris merasa para penonton lebih fokus merekam bandnya ketimbang ikut bernyanyi bersama.
Di tahun 2016, Gitaris Red Hot Chili Peppers, Josh Klinghoffer, memilih untuk tidak memainkan solo gitarnya saat sedang membawakan lagu Californication. Sebagai gantinya, ia merekam kelakuan para penonton dengan handphone-nya sebagai bentuk rasa jengah.
“When I see people holding machines up and obstructing the view of the people behind them, I get angry,” katanya kepada seorang penggemar.
Para artis saja bete jika banyak penonton konser musik seperti itu, apalagi penonton lain yang benar-benar datrang mau menikmati lagu.
Some of the best moments in life are better not be captured by a camera!
Pernah dengar quote di Atas? ternyata quote itu benar adanya, dan pernah diteliti. Menurut sebuah penelitian terbaru yang diteebitkan Journal of Experimental Social Psychology, seseorang yang hobi mengambil gambar saat travelling, justru bisa memperburuk kenangan seseorang dalam perjalanan mereka.
Untuk melihat hal tersebut, peneliti mengirim 129 orang untuk tur gereja di kampus Universitas Stanford. Beberapa mengambil foto untuk dibagikan ke media sosial, sementara yang lain hanya mengunjungi.
Seminggu kemudian, mereka diminta menuliskan semua yang mereka ingat tentang gedung itu. Hasilnya, mereka yang mengambil gambar mengingat lebih sedikit rincian tempat itu dibandingkan mereka yang hanya mengunjungi tanpa sibuk dengan ponsel mereka.
Alasannya, kata peneliti, mengambil foto untuk media sosial seakan mengarahkan orang untuk berpikir secara dangkal tentang apa yang mereka lihat, seperti memikirkan berapa banyak yang akan menyukai foto yang mereka posting.
Baca Juga: Sah, Menteri BUMN Angkat Ari Askhara jadi Dirut Baru Garuda
Hal ini membuat mereka tidak sepenuhnya hadir untuk membuat kenangan. Alasan lainnya, berjalan, menyerap informasi, dan mengambil foto membutuhkan multitasking yang membuat seseorang kurang fokus dengan apa yang mereka lihat.
So, balik lagi, jika Anda menonton konser musik, Anda penonton yang mana? menikmati konser musik, atau sibuk berburu momen untuk mejeng di insta story?
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung