Suara.com - Grup band rock asal Florida, Amerika Serikat ini siap goncang pulau Dewata, Bali. Mereka resmi akan bermain dalam perhelatan Soundrenaline 2018 yang digelar 8-9 September di Garuda Wisnu Kencana (GWK). Limp Bizkit sendiri akan bermain di tanggal Minggu, 9 September 2018.
Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh akun instagram resmi Limp Bizkit.
"BALI, 2018," tulis Limp Bizkit dengan huruf kapital.
Festival Soundrenaline, mungkin saja, menjadi festival di negara Asia pertama yang dihampiri mereka di tahun ini. Pasalnya selama Juni sampai Agustus Limp Bizkit sibuk menghampiri negara-negara di Eropa, dari Belanda, Belgia, Jerman dan negara Eropa lainnya.
Selama 22 tahun, band yang digawangi Fred Durst (vokal), Sam Rivers (bass), John Otto (drums) DJ Lethal (turntables) dan Wes Borland (gitar) masih konsisten di jalur rap-rock yang telah dimainkan sejak awal band ini berdiri.
Terbentuk tahun 1994, mereka sempat mengalami masa hiatus selama 3 tahun sejak 2006. Namun di tahun 2009 mereka kembali lagi sampai sekarang. Atas kembalinya band yang sempat memboyong 3 penghargaan Grammy ini, Limp Bizkit memberikan pernyataan resminya.
"Kami jijik dan bosan dengan keadaan musik populer yang harus dibandingkan satu dengan yang lain. Kami menyadari ada energi yang kuat dan unik dengan grup ini yang tidak ditemukan di tempat lain. Inilah mengapa Limp Bizkit kembali, " tulis mereka dalam biografi di akun SoundCloud resminya.
Berada di lingkungan scene bawah tanah di sekitaran Jacksonville di akhir 90an, mereka direkrut major label, Interscope lewat sub labelnya FLip records untuk merilis Three Dollar Bill, Y'all$ (1997). Dua album mereka selanjutnya, Significant Other (1999) and Chocolate Starfish and the Hot Dog Flavored Water (2000) membawa mereka ke puncak kesuksesan, salah satunya dengan mendapatkan nominasi Grammy Awards yaitu Best Hard Rock Performance ( untuk single "Nookie"), Best Rock Album (untuk album Significant Other), and Best Hard Rock Performance (untuk single "Take A Look Around").
Setelah 15 tahun
Baca Juga: 27 Juni, Tiket Pre Sale Konser Guns N Roses Mulai Dijual
Kedatangan mereka ke Indonesia ini akhirnya mengobati kekecewaan fans yang menunggu 15 tahun sejak batalnya mereka main di Bali tahun 2003 silam.
Dikutip dari Blabbermouth, Limp Bizkit saat itu membatalkan konsernya di beberapa negara di Asia, termasuk Singapura, Filipina dan Indonesia (Bali) dengan alasan keamanan.
Digelar dua hari
Mengusung tema “The Soul of Expression”, Soundrenaline tahun ini akan sejumlah napas baru yang dipercaya akan membawa warna segar untuk industri musik Indonesia. Nama-nama band papan atas Indonesia seperti Padi Reborn, Burgerkill, Naif, Barasuara sampai The S.I.G.I.T. akan turut memeriahkan festival yang digelar selama dua hari ini, 8-9 Sepetember nanti.
Meski baru digelar September, namun sejak April 2018 ini, akan ada banyak acara yang menjadi jembatan menuju festival tersebut.
Informasi tiket Festival Soundrenaline 2018 bisa diperoleh di website resmi Soundrenaline.
Berita Terkait
-
Soundrenaline 2025: Revolusi 'Sana-Sini' yang Menghidupkan Denyut Nadi Musik Indonesia
-
Meriah! Soundrenaline Sana Sini 2025 Palembang Hadirkan The Lantis hingga Jason Ranti
-
Penyebab Kematian Sam Rivers Bassist Limp Bizkit Mulai Terungkap, Ini Fakta Terbarunya
-
Profil Sam Rivers Pemain Bass Limp Bizkit, Sempat Tinggalkan Band karena Liver
-
Bassis Limp Bizkit, Sam Rivers Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Setahun Barbie Shu Meninggal, Momen Jerry Yan dan Vic Chou Kunjungi Makamnya Bikin Heboh!
-
Siapa Ayah Kandung Ressa? Adik Denada Sentil Sosok yang Rahasiakan Identitasnya
-
4 Potret Ressa Jadi Model di Tengah Tuntutan Pengakuan Anak ke Denada
-
Detail Trailer The Devil Wears Prada 2 Trending di YouTube, Dinanti Usai 20 Tahun
-
Sinopsis Film Netflix Even If This Love Disappears Tonight, Kala Pacarmu Hilang Ingatan Setiap Hari
-
Keadilan Terjawab! Peretas Ponsel Tiara Aurellie Divonis 15 Bulan Penjara
-
Pelaku Penganiayaan Kucing sampai Mati di Blora Diperiksa, Terancam 1,5 Tahun Bui
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Pilih Netflix untuk Tampilkan Mens Rea yang Berujung Pro Kontra
-
Sinopsis dan Pemeran Aira, Sinetron Baru yang Soroti Korban Pelecehan Seksual