Suara.com - Kini semakin banyak orang Indonesia yang mempertimbangkan Selandia Baru sebagai destinasi liburan mereka.
Dengan pemandangan alam yang spektakuler, kemudahan dalam berkeliling, serta keramahan penduduk lokal, tidak heran apabila Selandia Baru menjadi pilihan destinasi liburan orang Indonesia.
Tourism New Zealand Regional Manager South and Southeast Asia Steven Dixon menyebut, jumlah pengunjung Indonesia di Selandia Baru telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.
BACA JUGA: Datang ke Purwokerto, Sandiaga Uno Ketagihan Makan Soto Haji Loso
Berdasarkan data Statistics New Zealand International Travel and Migration, pada akhir tahun fiskal 2018, terdapat total 26.416 kedatangan dari Indonesia, sementara jumlah kedatangan untuk liburan meningkat 29 persen dari periode yang sama tahun lalu menjadi 19.072.
“Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas bagi New Zealand dan kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pasar ini. Kami puas melihat tingginya pertumbuhan jumlah pengunjung Indonesia, di mana ini menjadi sebuah bukti dari keindahan alam dan berbagai pengalaman unik yang mudah dijangkau di New Zealand,” tulis keterangan pers Tourism New Zealand yang diterima Suara.com.
BACA JUGA: Icip-icip Ragam Cita Rasa Mie Nudles yang Unik
Hasil riset lain yang diperoleh Tourism New Zealand menunjukkan sebagian besar orang Indonesia yang mempertimbangkan liburan ke Selandia Baru berusia antara 25 hingga 54 tahun.
BACA JUGA: Bikin Kamu Auto Laper, Ini 5 Kuliner Lezat Tana Toraja
Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 10 hari untuk berlibur di Selandia Baru. Ada pun beberapa hal yang menjadi pertimbangan dipilihnya negara itu sebagai destinasi liburan berdasarkan riset adalah sebagai berikut.
Menikmati alam
Menjelajahi keragaman alam menjadi alasan utama 83 persen penduduk Indonesia mempertimbangkan Selandia Baru. Dari rangkaian gunung yang dramatis hingga pantai yang murni, pemandangan alam Selandia Baru yang mengagumkan akan mengelilingi Anda ketika berlibur.
BACA JUGA: Duh, Lebih dari 200 Penyakit Menular Lewat Makanan
Selain itu, satu hari di Selandia Baru memungkinkan Anda untuk bermain dengan lumba-lumba, hiking dengan pemandangan yang indah, dan menatap langit malam yang penuh dengan bintang-bintang.
Mencoba berbagai aktivitas yang mendebarkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai