Suara.com - Mungkin Anda sering mendengar banyak orang mengeluh setiap hari tentang pasangan mereka. Namun, Anda juga heran mengapa mereka yang merasa tak bahagia enggan mengakhiri hubungan itu.
Kedengarannya aneh, ada orang yang memilih bertahan dalam hubungan tak sehat yang membuat mereka tidak bahagia. Tentang fenomena ini, sebuah studi menemukan, mereka yang memilih tetap bertahan rupanya bukan karena egois atau tak mementingkan diri sendiri. Alasan mereka bertahan sebagian besar adalah karena tidak ingin pasangannya menderita.
Seperti dilansir dari Dailymail, Rabu (24/10/2018), penelitian yang dilakukan di Universitas Utah menemukan banyak orang bertahan meski tidak bahagia bersama pasangannya. Saat mengambil sampel dari orang-orang Amerika Serikat, 64 persen orang bertahan dalam hubungan tidak sehat karena tak ingin pasangannya menjadi berantakan tanpa mereka.
Sementara itu di Inggris, pasangan milenial yang sudah menjalin hubungan lebih dari 4 tahun cenderung lebih memilih bertahan dalam hubungan tak sehat, ketimbang mereka yang baru menikah di bawah usia 2 taHun. Mereka yang memilih bertahan berpikir bahwa tetap bersama jauh lebih baik.
Untuk menemukan jawaban mengapa banyak orang bertahan dalam hubungan tak bahagia, Dr. Samantha Joel, seorang psikolog dari University of Utah, meneliti secara acak 1.348 orang yang sudah menikah. Dalam jangka waktu sepekan, hasilnya sungguh mengejutkan.
“Awalnya tim peneliti memperkirakan hasil riset ini akan mengeluarkan jawaban bahwa mereka yang bertahan dalam hubungan tak sehat karena takut tidak menemukan pasangan lagi yang lebih baik. Tapi ternyata tidak,” katanya kepada Dailymail.
Tim peneliti menemukan, jawaban-jawaban mereka justru sangat lekat dengan nilai tradisional. Bahwa, mereka bertahan karena menyadari sudah ada komitmen dan banyaknya investasi yang sudah diberikan kepada pasangannya, seperti waktu, tenaga, dan pikiran.
“Kami menemukan persepsi tentang komitmen yang dimiliki seseorang ternyata lebih dari apa pun. Bila mereka sudah memiliki pasangan maka berpegang pada komitmen adalah yang paling utama,” katanya.
Baca Juga: Terkait Kasus Sam Aliano, Nikita Mirzani Dicecar 12 Pertanyaan
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil