Suara.com - Tak banyak yang tahu bahwa Thailand memiliki sebuah kota yang indah dan menyimpan sejarah serta sarat nuansa spiritual. Kota tersebut adalah Chiang Mai, kota terbesar kedua yang letaknya di Thailand Utara.
Letak Chiang Mai boleh dibilang cukup terpelosok. Namun, tak membuat kawasan itu sepi peminat. Di Chiang Mai terdapat banyak kuil, seperti Kuil Wat Ko Klang, Kuil Wat Chedi Liem, Kuil Wat Phra Singh abad ke-14 dan ular yang menghiasi Kuil Wat Chedi Luang abad ke-15. Maka tak heran jika kawasan ini menjadi lokasi yang paling pas untuk berwisata rohani.
Melihat banyaknya pengunjung yang datang ke Chiang Mai, Karma Chang kini hadir di sana. Karma Chang menawarkan oase relaksasi yang ideal untuk para pengunjung yang menjelajahi berbagai objek wisata Chiang Mai, termasuk ke pasar pasar tradisional di sana seperti Warorot.
Karma Chang terletak dekat tepi sungai di Chiang Mai, salah satu lokal paling populer di kota itu Hanya 4 km dari pusat kota dan 5 km dari Chiang Mai Bandara Internasional. Karma Chang menawarkan tempat beristirahat yang nyaman dengan nuansa kontemporer. Para tamu dapat bersantap di restoran resort, sambil menikmati minuman di bar, atau bersantai kolam renang utama yang menyegarka.
Chiang Mai dikenal sebagai jantung spiritual Thailand, sebuah wilayah pegunungan di bagian utara negara yang dihiasi dengan kuil Buddha kuno. Redolent dengan beragam keindahan alam, budaya Chiang Mai, makanan dan pemandangan berbeda, tidak seperti yang ditemukan di Thailand. Kota ini didirikan pada 1296, dan merupakan ibukota Kerajaan Lanna yang independen hingga tahun 1558. Peninggalan sejarah dan dinding kuno parit masih dapat ditemukan di area pusat kota tua.
“Pengunjung benar-benar bisa merasakan sejarah budaya kuno Thailand di wilayah sekitar Chiang Mai. Karma Chang membayar penghormatan untuk ini warisan yang kaya dan ideal ini. Sangat menarik menjelajahi kota yang menakjubkan,”kata John Spence, Pendiri dan Ketua Karma Group melalui siaran pers yang diterima Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga