Suara.com - Kalau Anda tukang jalan yang menyukai sejarah dan sedikit teka-teki, tak ada salahnya untuk berkunjung ke destinasi wisata The Sulayman Mountain atau yang lebih dikenal Takht-e-Suleiman di Iran yang disebut lokasi dimana kapal bahtera Nuh berada.
Karena menurut tim peneliti dari Arkeologi Alkitab, Search & Exploration Institute, lokasi tersebut merupakan tempat bersandarnya kapal besar pengangkut Nabi Nuh saat Bahtera Nuh terjadi.
Katanya, tim menemukan serpihan kayu di atas ketinggian 15.000 kaki dan sudah mengambil sampel untuk dianalisis di laboratorium.
Hasil dari laboratorium menunjukkan kalau fragmen pada kayu telah membatu. Mereka juga menemukan adanya kehidupan laut mikroskopis dalam sampel batuan yang biasanya hanya bisa ditemukan di dasar lautan.
"Penelitian dan survei lokasi yang diselidiki oleh BASE Institute memiliki potensi kuat. Apakah itu sisa-sisa dari Kapal Bahtera Nuh? Institut BASE tidak membuat klaim bahwa kami telah menemukan Bahtera Nuh. Kami hanya akan membiarkan Anda menarik kesimpulan Anda sendiri," kata rilis penelitian.
Meski bukti hampir kuat, tapi tim peneliti mengaku masih melakukan penelitian lebih lanjut.
Bahtera Nuh sendiri merupakan salah satu misteri kejadian yang ditulis dalam beberapa kitab suci. Para ilmuwan juga berkali-kali berjuang untuk menemukan bukti apakah banjir besar pernah terjadi.
Kembali pada beberapa waktu lalu, sebuah peta berumur 700 tahun muncul dan mengungkapkan lokasi terjadinya Bahtera Nuh.
Disebut The Mappa Mundi, peta tersebut disimpan Hereford Cathedral dan diklaim berisi lebih dari 500 gambar termasuk "bukti" luar biasa yang menunjukkan lokasi dari kejadian-kejadian dalam kitab suci.
Baca Juga: Ini yang Akan Dirindukan Bos Ducati dari Sosok Jorge Lorenzo
Mahakarya besar ini dilihat oleh banyak ahli sejarah sebagai salah satu karya seni Abad Pertengahan terbesar yang masih hidup.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura