Suara.com - Ayu Dewi bisa jadi merupakan salah satu presenter paling sibuk di Indonesia. Istri Regi Datau itu biasa muncul di acara televisi mulai dari tayangan pagi, sore, sampai malam hari. Tak heran kalau Ayu Dewi masuk jajaran presenter dengan bayaran tertinggi di Indonesia.
Tapi buat publik figur sekelas Ayu Dewi, gengsi nggak sih kalau ditanya beli barang bekas?
Ditemui saat mengisi acara Irresistible Bazaar 14 di Lantai 5 West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat (21/11), Ayu mengakui kalau dirinya tak merasakan gengsi sama sekali.
"Enggak gengsi. Misal, saya cari barang (bermerek) tapi musimnya sudah lewat dan barangnya harus dicari di tempat lelang. Misal tas dan edisinya nggak keluar lagi, limited edition tapi saya suka modelnya, tau-tau barangnya udah nggak ada," kata Ayu.
Karenanya kata Ayu, ajang bazaar kerap menjadi perhentian terakhir dirinya untuk mendapatkan barang incaran, meski sangat mungkin barang yang ia incar sudah pernah dimiliki seseorang.
"Ini (bazaar) sama saja seperti window shopping, mata diajak belanja banget. Kalau toko tertentu, cuma bisa lihat satu brand. Kalau bazaar bisa lihat semuanya, banyak pilihan dalam belanja. Itu satu poin kenapa bazaar jadi pertimbangan untuk aku belanja," lanjutnya.
Untuk pergi ke acara bazaar terutama bazaar khusus barang preloved, Ayu Dewi mengaku tak mau sembarangan. Apalagi dirinya merupakan tipikal tukang jajan online dan mempunyai toko barang bermerek yang sudah menjadi langganan.
"Nggak banyak bazaar preloved. Ngapain ke acara bazaar kalau nggak terjamin dan nggak terpercaya," kata Ayu lagi.
Ajang Irresistible Bazaar 14 sendiri berlangsung sejak 21 sampai 25 Nopember 2018 dan menghadirkan lebih dari 100 tenants fesyen mulai dari tas preloved, aksesori, pakaian sampai sneaker.
Baca Juga: Periksa Wabup Bekasi, KPK Cek Perizinan Proyek Meikarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan
-
Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo
-
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli