Suara.com - Kebiasaan menyeruput secangkir kopi di pagi atau sore hari ternyata tak hanya terjadi di Indonesia. Di beberapa belahan dunia lain juga terdapat budaya menyeruput kopi, termasuk di Swedia yang lebih sering disebut Fika.
Disampaikan Presiden Direktur PT Kopi Fika Indonesia, Donny Pramono, Fika adalah budaya ‘ngopi’ dari Swedia di mana orang-orang menyempatkan waktu sebentar untuk bersantai, menikmati kopi sembari menyantap makanan ringan. Fika menurutnya bisa dilakukan di mana saja, oleh siapa saja, dan dengan siapa saja.
"Budaya Fika ini bahkan sudah mendunia. Bahkan orang-orang New York, London, dan Sydney sering curi-curi kesempatan 15 menit dalam sehari hanya untuk nge-Fika," ujar Donny dalam temu media peluncuran Kedai Kafi Fi:ka di SIAL Interfood, Kemayoran, Rabu (21/11/2018).
Terinspirasi dari budaya ngopi yang unik dari Swedia ini, Donny mengatakan, Sour Sally Group memperkenalkan Kedai Kafi: Fi:Ka, produk teranyar mereka setelah sebelumnya sukses membawa trend minum Cheese Tea dari Taiwan ke Indonesia melalui brand Gulu Gulu yang diluncurkan pada November 2017 lalu.
Kedai Kafi "Fi:Ka" ini, kata Donny sangat unik karena menjadi brand kopi pertama di Indonesia yang menggabungkan teknologi aplikasi OnDemand untuk pemesanan minuman. Hal ini membuat pembeli tak perlu antri, tinggal pesan, pick-up dan minuman sudah siap.
"Dengan kedai kopi ini, kami menawarkan pilihan menu kopi yang lebih unik dan berbeda serta lebih inovatif di market Indonesia. Kopi kami juga diracik menggunakan Fi:ka House Blend sehingga paling solid dari perpaduan biji kopi Arabica & Robusta pilihan terbaik dan bahan baku lainnya khas asli Indonesia," tambah Donny.
Untuk menunya sendiri, Kedai Kafi 'Fi:ka' ini menyediakan pilihan yang cukup beragam seperti Es Kafi Susu Solid, Es Kafi Susu Jantan, Coconut Kafi Smoothies, Es Kafi Susu Indo, Es Kafi Yogurt dengan harga mulai dari Rp 5-34 ribu.
Ada pula paket kopi rame-rame yaitu Fika Pack berisi 12 cup kopi panas, yang sangat cocok untuk dijadikan pilihan ketika kongkow bareng teman, keluarga sehingga dapat membantu menjalin solidaritas. Pilihan rasaya sendiri ada Kafi Hitam, Kafi Susu Indo dan Kafi Susu Solid.
"Selain itu, Fi:ka juga menawarkan kesempatan investasi bisnis bagi para investor tanpa harus repot menjalankan bisnisnya. Full manajemen dan operasional dari Fi:ka, tinggal investasi dan potensi return sampai 240 persen. Biaya booking fee Rp 60 juta dengan estimasi total investasi Rp 300 juta-Rp 500 juta, kontrak bisnis selama 2 tahun, keuntungan dibagikan setiap 3 bulan sekali," tandas Donny seraya berpromosi.
Baca Juga: Trauma Dituduh Berzinah, Angel Lelga Bungkam Usai Polisikan Vicky
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama