Suara.com - Ide untuk berjalan-jalan tanpa tinggal di sebuah bangunan tetap untuk bermalam sudah dimulai sejak zaman old. Para wisatawan menyulap kendaraan pribadi, biasanya jenis van, termasuk Volkswagen (VW) Combi buat "rumah berjalan".
Kekinian, beberapa penyuka modifikasi juga membeli bus usang untuk diubah menjadi rumah sementara. Tentunya direstorasi dengan citarasa pribadi, merunut keinginan si empunya. Mulai ruang tamu, tempat tidur, sampai dapur tersedia.
Di Indonesia, minat dan niat serupa juga muncul. Salah satunya dari Perusahaan Umum Damri (Perum Damri). Perusahaan yang bergerak di bidang transportasi massa bus umum ini siap mengalihfungsikan bus-bus bekas milik mereka.
Setia N. Milatia Moemin, Direktur Utama Perum Damri, memaparkan, bus-bus lama Damri akan diubah menjadi laiknya hotel berjalan, lengap dengan tempat bermalam, lemari es, lemari pakaian, serta dilengkapi pendingin ruangan.
Untuk tahapan awal, kawasan wisata pantai dengan bebatuan granit terkenal kebanggaan Indonesia, Bangka Belitung, menjadi lokasi beroperasinya bus wisata keren ini.
"Di Belitung, akan ada 70 unit bus siap dijadikan hotel," paparnya di pool Damri Kemayoran, Jakarta, Senin (26/11/2018).
"Nilai investasinya sekitar Rp 300.000 per unit. Bandingkan dengan pembuatan kamar hotel bintang empat yang mencapai Rp 500 jutaan per kamar."
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut, bahwa bus hotel memang sangat dibutuhkan di berbagai destinasi tempat wisata. Ia menyatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi perombakan bus bekas milik Perum Damri untuk dijadikan sarana akomodasi wisatawan.
"Karena di tempat-tempat seperti di Belitung, dan Danau Toba membutuhkan hotel-hotel yang moveable. Bisa ditempatkan di mana-mana, dan kebutuhan pengadaan ini sangat mendesak. kami menunjuk dua tempat, Belitung dan Toba. Bila Damri memiliki 10 unit, bakal terserap dengan baik," pungkasnya.
Baca Juga: Kemkominfo: Televisi Jadi Rujukan di Tengah Maraknya Hoaks
Jadi nantikan saja, pelesir ke Belitung maupun Danau Toba bakal menghadirkan sensasi berbeda, dengan tinggal di bus yang didesain bak hotel. Pasti seru karena kondisinya yang moveable.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
BGN Tutup 833 Dapur MBG, Tak Dapat Bayaran
-
Lintas Generasi dan Genre! Panggung Megah BRI Jazz Gunung Bromo Bertabur Bintang
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif
-
Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi
-
In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!
-
Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari
-
Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang
-
4 Sepatu Lari Carbon Plate Termurah di Bawah Rp1 Juta untuk Kejar Personal Best Pelari
-
Todong Warga Pakai Pistol Korek Api, Pencuri Dolar di Cipayung Babak Belur Diamuk Massa
-
Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur