Suara.com - Sudah sering beli tiket kereta Jakarta-Jogja? Apa yang menjadi pertimbangan utama saat Anda memilih kereta api tertentu untuk menempuh perjalanan? Kereta dikenal sebagai moda transportasi dengan ketepatan jadwal yang tinggi karena tersedianya jalur khusus terpisah dengan moda transportasi darat lainnya, sehingga terbebas dari risiko macet di jalan raya.
Kereta juga dapat menjadi andalan untuk menempuh perjalanan dengan jarak tempuh sedang hingga jauh, misalnya dari Jakarta ke Jogja. Sebagai salah satu rute dengan peminat terbanyak, tentunya seringkali Anda kebingungan memilih kereta dengan fasilitas terbaik. Berikut ini empat kereta populer dengan keunggulan fasilitas yang berbeda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:
Fajar Utama
Bukan tanpa alasan, kereta api jurusan Stasiun Pasar Senen - Stasiun Tugu ini dinamakan Fajar Utama. Jadwal keberangkatan paling awal dari kereta ini adalah saat pagi hari. Kereta berangkat dari Jakarta pukul 06:15 WIB dan dari Jogja pada pukul 07:00 WIB. Jarak tempuh yang dibutuhkan dari Jakarta ke Jogja adalah sekitar 8 jam 20 menit.
Kereta dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan, toilet di setiap gerbong, serta colokan listrik di setiap grup kursi. Rangkaian kereta terdiri dari satu lokomotif dan 7 kereta kelas Bisnis. Kereta api mampu menampung hingga 448 penumpang dalam sekali jalan.
Senja Utama Yk
Berbeda dengan Fajar Utama yang jadwal keberangkatannya terbilang pagi, Senja Utama Yk juga memiliki jadwal keberangkatan yang disesuaikan dengan namanya. Kereta kelas Bisnis dengan rute Stasiun Pasar Senen - Stasiun Tugu ini berangkat dari Jakarta pukul 19:00 WIB, dan dari Jogja pukul 17:45 WIB dengan waktu tempuh sekitar 8 jam 30 menit.
Pada tahun 2016, Senja Utama Yk termasuk salah satu kereta api pertama yang memiliki kelas Ekonomi Premium, di mana desain kereta diperbarui dan dilengkapi dengan fasilitas ala kelas Eksekutif. Namun tak lama setelahnya, Senja Utama Yk mengubah kelasnya menjadi Bisnis. Fasilitas unggulannya tak berubah, mulai dari pendingin ruangan hingga toilet. Interior kereta tetap nyaman dengan sususan tempat duduk dua bangku setiap kolomnya.
Argo Dwipangga
Argo Dwipangga adalah kereta berkelas dengan fasilitas unggulan. Jenis ini termasuk dalam kelas kereta api Eksekutif, setiap kereta mampu menampung 50 penumpang dengan susunan tempat duduk dua bangku berjejer di setiap kolomnya. Dengan terbatasnya jumlah penumpang, Anda pun memiliki ruang untuk kaki yang lebih lega.
Tersedia pula selimut dan bantal yang bisa digunakan secara gratis sepanjang perjalanan. Fasilitas lain seperti pendingin ruangan, toilet, colokan listrik, dan hiburan seperti televisi juga tak perlu diragukan lagi keberadaannya.
Kereta dengan rute Stasiun Gambir - Stasiun Solo Balapan ini memiliki asal usul nama yang lumayan unik. “Dwipangga” diambil dari nama gajah yang menjadi tunggangan Dewa Indra dalam cerita Hindu. Dengan nama yang disandangnya, Argo Dwipangga diharapkan mampu menjadi kendaraan yang dapat diandalkan dalam mengantar penumpang dan kru hingga ke stasiun tujuan.
Baca Juga: Terbang ke Luar Negeri Tanpa Tekor, Ini Lho Caranya...
Taksaka
Taksaka adalah kereta api kelas Ekseskutif dengan rute Stasiun Gambir - Stasiun Tugu. Berbeda dengan tiga kereta sebelumnya, Taksaka memiliki jadwal keberangkatan dua kali dalam sehari, yaitu pukul 08:30 WIB dan 20:45 WIB dari Jakarta, dan pukul 08:00 WIB dan 20:00 WIB. Rangkaian kereta ini membutuhkan waktu sekitar 7 jam 30 menit dalam satu kali perjalanan.
Fasilitas yang didapatkan penumpang tentu saja cukup eksklusif dengan kebersihan yang terjaga. Anda akan mendapatkan perlengkapan tidur seperti selimut dan bantal, dinding samping tempat duduk dilengkapi dengan colokan listrik, dan ruang kaki luas agar perjalanan lebih nyaman.
Ada kereta api favorit Anda dalam daftar empat kereta di atas? Jika iya, tampaknya Anda harus bergerak cepat memesan tiket untuk liburan akhir tahun. Salah satu cara mudah memesan tiket kereta api adalah dengan membuka Traveloka App. Beli tiket kereta Jakarta - Jogja lebih mudah dan murah dengan adanya berbagai promo tambahan.
Berita Terkait
-
KAI Andalkan CRM dan Voice of Customer, Penumpang Tembus 503,5 Juta
-
Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026
-
Solidaritas di Balik Peron: Cerita Unik dan Sisi Humanis Menjadi Anak Kereta
-
Hindari Macet Konser Akbar di Monas, KAI Izinkan Penumpang 13 KA Naik dari Stasiun Jatinegara
-
Pengalaman Naik Kereta di RI Kini Makin Setara
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur