Suara.com - Tak lama setelah brand fesyen premium Prada mendapat kecaman karena dugaan rasis, merek fast fesyen Forever 21 juga dituduh melakukan tindakan yang sama.
Hal tersebut terjadi setelah Forever 21 ada mengunggah sweater edisi Black Panther dengan model ras Kaukasoid atau orang kulit putih.
Foto iklan yang menunjukkan seorang lelaki kulit putih mengenakan sweater rajut bertuliskan slogan Black Panther yaitu "Wakanda Forever" itu menuai kecaman di Twitter.
Unggahan tersebut dengan cepat memicu debat online tentang apakah ini merupakan contoh perampasan budaya atau inklusivitas.
"Menurutmu di alam semesta mana, menjadi tidak masalah menampilkan model kulit putih di Wakanda? Saya sangat tersinggung," tulis seorang pengguna Twitter.
Tetapi bukan berarti tak ada yang membela merek tersebut. "Mengapa orang kulit putih tidak boleh dipamerkan mengenakan pakaian itu? Black panther adalah karakter luar biasa yang diciptakan untuk dinikmati semua orang."
Melihat pertikaian berkepanjangan di Internet, Forever 21 akhirnya buka suara dan meminta maaf.
"Forever 21 menanggapi umpan balik pada produk fesyen dan pemasaran kami dengan sangat serius, kami merayakan semua pahlawan super dengan banyak model yang berbeda dari berbagai etnis alias rasis dan meminta maaf jika foto tersebut menyinggung dengan cara apa pun," tulis perwakilan Forever 21 dalam sebuah pernyataan kepada The Hollywood Reporter.
Baca Juga: Madrid dan Barcelona Berebut Gelandang Lyon
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar