Suara.com - Memilih sepatu untuk berolahraga tidak boleh sembarang pilih. Jika salah maka akibatnya bisa fatal. Kaki bisa cedera dan berisiko menjalar ke cedera bagian tubuh yang lain.
Itulah mengapa Denny Sumargo sangat berhati-hati dalam memilih sepatu yang akan dipakainya berolahraga. Sebagai mantan atlet basket nasional, pengalaman Denny Sumargo dengan berbagai sepatu sport sudah sangat banyak, jadi ia tahu betul pertimbangan apa saja yang harus dilakukan dalam memilih sepatu.
Berikut 5 pertimbangan penting memilih sepatu sport yang nyaman di kaki ala Denny Sumargo.
Kenali bentuk kaki
“Kenali betul bentuk kaki, khususnya bagian telapak kaki. Karena kalau olahraga tumpuannya telapak. Dan, bagian yang paling penting dari semua bagian tubuh kita menginjak bumi itu adalah kaki. Orang Asia rata-rata telapak kakinya flat. Jadi pilih sepatu yang telapaknya menunjang bentuk kaki,” ujarnya.
Jangan beli online
“Usahakan jangan membeli sepatu secara online. Sebab kita nggak bisa coba dan ngerasain nyaman atau enggak dipakai. Kalau beli sepatu kalau bisa datang ke toko cobain sambil dipakai jalan beberapa langkah,” sambungnya.
Perhatikan ukuran
“Masih berhubungan dengan mencoba sepatu, sebaiknya mencoba sepatu tidak dengan kaus kaki. Lebihkan setengah nomor dari ukuran kaki asli, dan kalau bisa mencoba saat sore hari karena sore itu ukuran kaki sedang berada di kondisi membesar,” paparnya.
Baca Juga: Ryuji: Persija adalah Rumah Saya
Lihat teknologinya
“Dan buat saya sendiri harga sepatu itu nggak apa-apa agak sedikit lebih mahal. Tapi kita harus lihat juga teknologinya. Jadi saat memilih sepatu kita harus lihat darimana brand ini datang dibuatnya seperti apa,” kata Denny.
Baca review
“Jangan lupa baca bagaimana testimonya dari setiap orang dan siapa saja yang sudah memakai. Karena itu penting banget untuk kita memilih sebuah sepatu terutama sepatu sport. Saya biasa riset dulu di online, apakah yang mereka bicarakan tentang sesuatu yang jujur atau nggak. Karena sekarang banyak banget orang packaging bagus tapi secara kualitas tidak bagus,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
3 Bedak Padat Translucent yang Bikin Makeup Flawless, Lengkap Review Pengguna
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review