Suara.com - Tahun baru, resolusi baru. Apa resolusi mu tahun 2019? Ya, setiap orang pasti ingin memiliki peningkatan kualitas hidup setiap tahun, termasuk dalam hal percintaan.
Percintaan 2019 juga memiliki tren tersendiri. Bagi Anda yang masih mencari pasangan tampaknya perlu mempelajari tren kencan tahun depan. Seperti dilansir Popsugar, Kamis (27/12/2018) berikut tren kencan 2019 bila bertemu kenalan baru.
Kalau cinta dilanjut, kalau tidak ya pergi
"Cinta akan kembali pada tahun 2019," kata Hesam Hosseini, CEO Match.
"Para single akan semakin bosan dengan budaya hubungan kencan intens tanpa komitmen jelas.
Para pengguna aplikasi kencan online juga akan menggunakan cara-cara yang lebih kreatif jika akan bertemu orang baru.
Melakukan hal tepat
Tahun depan akan banyak perempuan yang memilih untuk melakukan hal yang tidak seharusnya mereka lakukan. Entah itu di aplikasi, saat sedang kencan, atau di kamar tidur. Banyak perempuan yang menolak diajak kencan lebih jauh jika tidak siap berkomitmen atau mereka tidak nyaman.
Tinggalkan aplikasi kencan
Baca Juga: TNI Sita Buku Komunisme dan Bung Karno, Politikus PDIP: Jangan Lebai
Pakar cyber-dating Julie Spira mengatakan, aplikasi kencan terlalu mudah membuat single bertemu banyak orang. Namun, bagi single orang-orang yang datang, terlalu banyak untuk diseleksi. Maka, tren kencan 2019 mungkin akan menunjukkan berkurangnya penggunaan aplikasi kencan orang. Tujuannya, mereka ingin menemukan cinta sejati bukan sekadar teman kesepian.
Thank you, next.
Bukan sombong, menurut Ellen Fein dan Sherrie Schneider, rekan penulis The Rules: Time Tested Secrets For Capturing the Heart of Mr. Right, perempuan wajib semakin tegas dengan lelaki.
“Jika ada lelaki yang mendekati dan hanya menanyakan ‘sedang apa?’ kemudian tidak membuat rencana kencan serius, para perempuan single cukup berterima kasih dan mencari pria selanjutnya,”
Buckle Up For Adventure
Pakar relationship, Dr. Darcy Sterling mengatakan, satu hal yang kita tahu pasti menuju tahun 2019 adalah bahwa para daters menginginkan pengalaman baru dan lebih banyak kegembiraan. Data Tinder's mengungkapkan bahwa 'kesenangan' dan 'petualangan' adalah cara kencan baru yang diinginkan para single, bukan sekadar duduk menikmati secangkir kopi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung