Suara.com - Terang-terangan bilang cinta atau I love you kepada pasangan cukup sulit bagi sebagian orang, maka tak heran banyak pasangan sudah lama dekat tapi juga belum jadian atau sudah lama jadian tapi belum saling bilang cinta.
Sesungguhnya tidak ada waktu yang tepat atau satu momen spesial untuk mulai menyatakan cinta pada si pacar. Selain itu, pada dasarnya setiap orang butuh waktu yang berbeda-beda untuk siap menyatakan cinta.
Jika Anda memang benar-benar yakin cinta padanya, maka dengarkan naluri dan ikuti apa kata hati Anda. Katakanlah apa adanya, bahwa Anda tulus mencintainya. Momen yang tepat akan datang dengan sendirinya tanpa harus dipaksa atau dibuat-buat.
Waktu menjadi salah satu faktor yang paling penting untuk membuat Anda merasa lebih yakin menyatakan cinta. Sebab untuk bisa yakin apakah kita benar-benar mencintai atau menyayangi seseorang, kita butuh waktu untuk saling mengakrabkan diri dan mengenal semua sisi kepribadian orang tersebut, bukan?
Selayaknya kata pepatah, “tak kenal maka tak sayang”. Namun sekali lagi, waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk merasa nyaman dan dekat dengan orang baru yang dikenalnya sangat relatif. Lagi-lagi, semua itu tergantung dari kepribadian dan kesiapan masing-masing pihak untuk membuka diri.
Mengungkapkan cinta untuk pertama kalinya bisa menjadi titik balik yang dapat mempertaruhkan kelanjutan masa depan hubungan Anda berdua setelahnya. Itu sebabnya banyak orang yang sengaja menunda mengungkapkan cinta sampai benar-benar yakin atau menunggu momen yang tepat dengan mempersiapkan acara spesial.
Akan tetapi, kelamaan menunggu waktu yang tepat juga bisa jadi bumerang. Bukannya tidak mungkin si pacar akan mulai meragukan komitmen Anda menjalani hubungan tersebut.
Agar tidak salah langkah, sebaiknya jangan bilang ‘i love you‘ ketika:
-Baru pertama kali bertemu.
-Sebelum, selama, atau setelah berhubungan seksual.
-Sedang sangat marah atau emosi sehingga tidak bisa berpikir rasional.
-Merasa insecure kehilangan pasangan.
-Berharap cintanya dibalas.
-Gengsi; menunggunya menyatakan cintanya terlebih dahulu.
-Merasa harus membalas cinta orang lain.
Baca Juga: Kalahkan Liverpool, Guardiola: Setiap Pertandingan adalah Final
Jika ungkapan “i love you” tidak benar-benar berasal dari dalam hati Anda, Anda sebenarnya TIDAK harus buru-buru mengatakannya dilansir Hello Sehat.
Jadi jangan buru-buru bilang cinta pada pasangan sebelum kamu yakin dengan apa yang kamu rasakan, mantapkan perasaan dulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
-
Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan
-
Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global
-
5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun
-
5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM