Suara.com - Hampir semua orang menginginkan rambut indah. Namun, hal itu tentu juga membutuhkan serangkaian perawatan rambut. Terkadang menggunakan sampo saja tidak cukup, perlu peran conditioner juga.
Setelah menggunakan sampo memang disarankan untuk mengaplikasikan conditioner agar rambut menjadi lebih lembut, mudah ditata, dan tidak kusut saat kering nanti.
Sampo sendiri mempunyai kandungan yang membuat kutikula rambut terbuka. Saat kutikula rambut terbuka, sampo berfungsi membersihkan rambut dari sisa-sisa produk yang telah digunakan, termasuk debu dan kotoran.
Hanya saja jika kutikula didiamkan terbuka hingga rambut kering, debu dan kotoran akan mudah masuk kembali. Itulah yang menyebabkan rambut menjadi lebih mudah kusut atau gampang lepek.
Di sini lah peran conditioner dibutuhkan. Conditioner berfungsi menutup kutikula kembali dan menjaga batang rambut dari kotoran dan debu. Dengan begitu, rambut menjadi tidak mudah rusak dan tetap lembut.
Namun, masih banyak orang yang mengeluh rambutnya tetap kering atau mudah kusut meski sudah menggunakan conditioner. Jangan salahkan produknya dulu, bisa jadi karena ada yang keliru dalam pengaplikasiannya.
Saat conditioner diaplikasikan,memang membutuhkan waktu yang lama agar kandungannya menyerap ke dalam batang rambut. Sayangnya banyak orang langsung membilas dengan air setelah menggunakan conditioner.
Kenyataannya, conditioner membutuhkan waktu untuk menyerap ke dalam rambut selama 2-3 menit, baru setelah itu boleh dibilas.
Conditioner memang akan melembutkan dan menjaga kesehatan rambut. Namun, rupanya conditioner saja masih tidak cukup untuk menjaga rambut selalu bebas dari kotoran, debu, dan hal lain yang bisa merusak rambut indah Anda.
Baca Juga: Ini Daftar 18 Rumah Sakit yang Tidak Lagi Melayani BPJS Kesehatan
Anda juga perlu memakai masker rambut yang tak kalah penting dalam rangkaian perawatan rambut. Masker rambut tak hanya menutup kutikula dan melindungi rambut, tetapi juga menutrisi.
Anda sebaiknya menggunakan masker rambut dua minggu sekali untuk mendapatkan hasil yang optimal.
DewiKu.com/Kintan Sekarwangi
Tag
Berita Terkait
-
5 Kesalahan Hair Care yang Bisa Merusak Rambut, Masih Sering Dilakukan
-
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
5 Masker Rambut yang Ampuh Atasi Rambut Rusak untuk Wanita Berhijab
-
Investasi USD 10 Juta, BEST Kembangkan Produksi Elektronik Dalam Negeri
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan