Suara.com - Hubungan yang serius dan mimpi membina keluarga kecil bersama pasangan tercinta pastinya menjadi tujuan semua orang. Namun, menggelar sebuah pesta pernikahan, memang membutuhkan beberapa proses yang harus dilalui demi menuju tahapan sakralnya pernikahan.
Resti Nendia selaku Owner Nendia Primarasa, menungkapkan beberapa tips jika Anda sedang merencanakan pesta pernikahan.
Resti mengatakan, biasanya calon pengantin yang datang kepadanya mengajukan daftar gedung yang mereka dambakan. Namun ketersediaan gedung tentu saja tidak bisa dipastikan apabila calon pengantin memesan secara mendadak. Untuk itu Ia mengingatkan jika pengantin menginginkan menikah di gedung yang favorit maka harus mempersiapkannya jauh-jauh hari.
"Minimal booking setahun sebelum. Atau kalau harus saklek di tanggal itu karena hitungan tanggal cantik dan lainnya bisa dipersiapkan 1.5 tahun sebelumnya. Karena gedung-gedung ini memang sangat favorit sehingga sudah banyak yang pesan jauh-jauh hari," tambah dia.
Ada baiknya kata Resti setiap calon pengantin mengonsultasikan dulu budget dan impian dalam pernikahannya ketika datang ke dirinya. Sehingga ketika budget belum cocok, dirinya bisa memberikan alternatif gedung dan konsep pernikahan namun tetap bisa mewujudkan impian calon pengantin.
"Utarakan dulu kemauannya, keinginan dekorasinya, konsepnya, lalu sebutkan budgetnya. Kalau nggak masuk, otomatis kita arahin. Jumlah undangannya juga bisa kita kasih masukan agar sesuai budget," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja
-
Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI
-
Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya
-
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade
-
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas
-
Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain