Suara.com - Amir Hamzah selama ini dikenal sebagai sastrawan era pujangga baru dan juga sebagai pahlawan nasional. Ia berasal dari keluarga bangsawan Melayu Kesultanan Langkat, sebuah kerajaan yang pada masa Hindia Belanda terletak di Sumatera Timur.
Di kalangan milenial, nama Amir Hamzah mungkin tak sepopuler penyair Chairil Anwar yang puisinya dipopulerkan oleh film Ada Apa dengan Cinta. Namun, Happy Salma, aktris sekaligus produser pementasan dari Titimangsa Foundation, merasa penting untuk mengenalkan sosok Amir Hamzah melalui pementasan teater.
"Saya merupakan penggemar dari puisi-puisi Amir Hamzah. Puisinya penuh dengan kesenduan, tetapi juga dengan kuat mengungkapkan banyak lapisan baru dalam karya puisi pada jaman itu. Selain sebagai penyair, Amir Hamzah juga punya peran besar dalam menyuarakan nasionalisme. Ini semangat yang harus ditularkan ke generasi muda saat ini," ujar Happy dalam temu media beberapa waktu lalu.
Pementasan teater yang mengangkat kisah Amir Hamzah bertajuk Nyanyi Sunyi Revolusi akan digelar pada 2- 3 Februari 2019 di Gedung Kesenian Jakarta. Naskahnya ditulis oleh Ahda Imran setelah melalui riset terhadap belasan buku yang mengusung kisah Amir Hamzah. Teater ini akan disutradarai oleh Iswadi Pratama yang sebelumnya pernah menyutradarai Perempuan di Titik Nol dan Buried Child karya Sam Shepard yang dinobatkan sebagai pertunjukan teater terbaik Indonesia versi majalah Tempo tahun 2008.
Aktor Lukman Sardi didapuk memerankan tokoh Amir Hamzah dan aktris Prisia Nasution akan memerankan Tengku Tahura. Nama-nama besar di pementasan teater seperti Sri Qadariatin juga terlibat dalam Nyanyi Sunyi Revolusi yang akan berperan sebagai Iliek Sundari dan Dessy Susanti berperan sebagai Tengku Kamaliah.
Pementasan teater Nyanyi Sunyi Revolusi ini juga didukung oleh Budaya Djarum Foundation. Harga tiket masuk pementasan teater Nyanyi Sunyi Revolusi sendiri cukup bervariasi, mulai Rp 250 ribu untuk kelas 2, Rp 400 ribu untuk kelas 1, Rp 500 ribu untuk VIP, dan Rp 600 ribu untuk kelas VVIP. Pembelian tiket dapat diperoleh melalui www.titimangsa.or.id.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
-
Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang
-
Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru
-
PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun
-
5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital
-
Sepotong Rendang Pelepas Rindu
-
Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar
-
Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?