Suara.com - Aktor Lukman Sardi bakal memainkan tokoh penyair kondang, Amir Hamzah dalam pementasan 'Nyanyi Sunyi Revolusi'. Pemilihan Lukman Sardi bukan tanpa alasan.
Happy Salma, selaku produser pementasan dari Titimangsa Foundation mengatakan lelaki 47 tahun itu punya wajah hampir mirip dengan Amir Hamzah.
"Lukman adalah aktor yang sangat cocok memerankan itu, secara look juga dia mendekati (Amir Hamzah)," ujar Happy Salma di Galeri Indonesia Kaya, Thamrin, Jakarta Pusat pada Sabtu (12/1/2019).
Tidak cuma itu, Happy Salma melihat Lukman Sardi termasuk lelaki yang konsisten dan gampang diajak belajar.
"Lukman itu orang yang konsisten, mau bekerja keras dan mau belajar dan keluar dari zona amannya dia. Orang kalau udah masuk dunia teater harus banyak mau, mau belajar, mau latihan dan man meluangkan waktu," ujarnya.
Ditambah, Amir Hamzah dikenal sebagai pribadi yang baik hati juga romantis. Dia optimistis Lukman Sardi dapat memainkan tokoh tersebut dengan sempurna.
"Amir Hamzah itu laki-laki yang lembut, romantis dan penyayang. Dia itu nggak memikirkan dirinya, dia lebih banyak memikirkan orang-orang di sekitarnya. Padahal dia kan bangsawan, dia seorang pangeran. Ibaratanya laki-laki kaya gini nih yang patut kita cintai," kata Happy Salma menuturkan.
Seperti diketahui, pementasan Nyanyi Sunyi Revolusi berkisah lika-liku perjalanan hidup seorang Amir Hamzah. Selain Lukman Sardi, pementasan ini juga dibintangi oleh Dessy Susanti, Prisia Nasution hingga Sri Qadariatin.
Baca Juga: Vanessa Angel Duluan Masuk Kamar, Si Mucikari Tunggu di Lobi, Lalu...
Rencananya, Nyanyi Sunyi Revolusi sendiri akan ditampilkan selama dua hari berturut mulai 2 Februari 2019 di Gedung Kesenian Jakarta.
Berita Terkait
-
Tampil di MTN Wave, Lukman Sardi hingga Kunto Aji Suguhkan Pertunjukan Seni Lintas Bidang
-
Seni Teater Indonesian Culture Night, dari Anak Bangsa di NTU untuk Singapura
-
Cinlok di Panggung Musikal, Bae Na Ra dan Han Jae Ah Resmi Berpacaran
-
Guncang Panggung! Teater Nala di SMA Negeri 1 Purwakarta Tuai Apresiasi
-
Sinopsis Monolog Hanya Orang Gila: Refleksi Luka Bangsa di Gedung Militaire Societeit
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Drama Keluarga Sarat Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Sentuh Luka Antar Generasi
-
Sinopsis Film Asrama Putri, Samuel Rizal Simpan Rahasia Kelam di Balik Teror Mahasiswi Bogor
-
Bukan Sekadar Kumpulan Single, HIMM Sajikan Narasi Emosional Lewat Album 'Selamanya'
-
Asri Welas Banting Tulang Sendiri Demi Anak, Nafkah dari eks Suami Diduga Abu-Abu
-
Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak
-
The Connel Twin Bongkar Artis J Sering 'Digilir' di Bali, Jennifer Coppen Dicurigai Haters Panik
-
Akting dengan Tatjana Saphira, Fadi Alaydrus PDKT Seminggu Buang Rasa Canggung
-
Perang SEAblings vs Knetz, Jang Hansol Blak-blakan Pernah Kritik Orang Korea Sendiri
-
Penjelasan Ending The Art of Sarah, Siapa Sebenarnya Sarah Kim?
-
3 Drakor Terbaru Shin Hae Sun, The Art of Sarah Tayang di Netflix