Suara.com - Setiap orang pasti punya benda kesayangan, bahkan lebih sayang benda daripada pacar, seperti perempuan ini sangat sayang dengan selimut miliknya.
Seperti kejadian yang satu ini. Dilansir dari World of Buzz, pada tanggal 29 Desember lalu, seorang lelaki yang tak disebutkan namanya berbagi di halaman Facebook, kalau dirinya habis dipukuli pacaranya gara-gara mambuang benda kesayangan sang kekasih.
Lelaki tersebut mengaku bahwa itu sangat menyakitkan. Kemudian ia nekat membuang benda kesayangan pacaranya, sebuah selimut busuk.
"Saya membuang selimut pacar saya selama 20 tahun karena dia pergi ke mana-mana membawa itu setiap hari. Dia bahkan punya nama untuk itu dan akan berbicara dengannya!" tulisnya dikutip DewiKu.
"Saya melakukannya untuk kebaikan dia sendiri tetapi dia meninju dan mematahkan gigi saya. Ya, dia sedang berlatih seni bela diri," lanjutnya.
Setelah meninju, pacarnya kemudian berlari keluar dan mengejar truk sampah untuk mengambil selimutnya.
Parahnya tak ada penyesalan di diri perempuan itu. Ia malah menangis dan tertawa pada saat bersamaan sambil memeluk selimutnya.
"Dia memperingatkan bahwa jika selimutnya tidak kembali, gigi saya tidak akan menjadi satu-satunya yang akan rusak hari itu," tambahnya.
Kisah ini pun mendapat banyak perhatian netizen karena paham dengan perasaan wanita tersebut. Mereka pun turut berkomentar.
Baca Juga: Rela Nunggu 8 Jam, Bocah SMP Mewek Saat Ngevlog sama Jokowi
"Aku mengerti rasa sakit dan kehilanganmu, tapi aku tidak bersimpati padamu karena kamu melakukan itu," tulis seorang netizen.
"Ini berarti selimut itu lebih penting daripada pacar, ada lebih dari satu pria di dunia ini, tetapi hanya ada satu selimut kesayangan di dunia ini," komentar netizen lainnya. (Yasinta Rahmawati)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan