Suara.com - Girlband yang sempat hits di era 90an, Spice Girls segera comeback pada Mei mendatang. Berbagai persiapan sudah dilakukan untuk menyambut hari yang ditunggu-tunggu, termasuk membuat program amal 'Gender Justice' yang bekerjasama dengan organisasi sosial Comic Relief.
Cara kerja kampanye 'Gender Justcie' ini lumayan sederhana. Pihak Spice Girls akan menjual merchandise berupa kaos bertuliskan #IWannaBeASpiceGirl dan sebagian keuntungannya disumbangkan kepada Comic Relief.
Awalnya, semua berjalan lancar. Namun, belakangan ini mencuat berita jika buruh yang bekerja di konveksi pembuatan kaos ini dibayar rendah.
Dilansir dari The Guardian, buruh yang bekerja di konveksi ini hanya dibayar sekitar Rp 5.000 per jam. Padahal dalam satu harinya, buruh perempuan ini bisa bekerja hingga 16 jam sehari. Jika gagal memenuhi target, buruh ini akan menerima perlakuan kasar dari mandornya, berupa makian bernada seksis.
Pembuatan kaos amal yang dipusatkan di Bangladesh ini dibenarkan oleh salah satu narasumber yang identitasnya disembunyikan The Guardian. Media ini menuliskan jika beban pekerjaan dan bayaran yang diterima sungguh tidak layak.
Pihak Spice Girls sendiri mengaku geram dengan skandal ini. Tim Spice Girls kabarnya segera melakukan investigasi terhadap pabrik Interstoff Apparels, konveksi yang menangani pembuatan kaos amal Spice Girls.
Selama ini, Bangladesh memang terkenal sebagai negara konveksi yang menyuplai beragam busana untuk brand papan atas dunia. Sayangnya kesejahteraan buruh di sana sering diabaikan.
Soal program amal itu sendiri, pihak Comic Relief mengaku belum menerima uang yang seharusnya menjadi bagian dari keuntungan amal. Awalnya, Comic Relief dijanjikan menerima Rp 165 ribu dari setiap kaos seharga Rp 357 ribu yang berhasil terjual. (Rima Suliastini)
Baca Juga: Perusahaan Ini Beri Cuti Kencan untuk Karyawan Perempuan, Mau?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Valentine Eksklusif di Makau: Dari Candlelight Dinner hingga Spa Privat
-
Tren Baju Lebaran 2026 Ramai Diburu Gen Z Bandung: Renda Berlapis hingga Soft Pastel
-
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
-
5 Shio yang Bakal Ketiban Rezeki Nomplok pada 1 Februari 2026
-
Investasi Jangka Panjang: Mengapa Konsep Forever Homes Mendominasi Tren Hunian 2026?
-
Dari Lapangan ke Lifestyle: Sepatu Tenis Makin Jadi Statement Gaya Hidup Aktif
-
Furnitur Lokal Naik Kelas, Siap Jadi Bagian dari Tren Desain Global
-
4 Sabun Cuci Muka Viva untuk Lawan Penuaan Dini, Mulai Rp15 Ribuan Saja
-
Daftar Tanggal Merah, Hari Libur Nasional, dan Cuti Bersama di Februari 2026
-
5 Moisturizer Bakuchiol Lokal, Cocok untuk Cegah Kerutan Wanita Usia 41 Tahun ke Atas