Suara.com - Petugas Keamanan Taj Mahal Usir Kera Liar yang Ganggu Turis dengan Ketapel
Tak diragukan lagi, pesona keindahan Taj Mahal mengundang para turus dari berbagai dunia penasaran ingin melihat dari dekat. Itulah mengapa Taj Mahal tak pernah sepi pengunjung.
Namun, di balik keindahan bangunannya, ada sesuatu yang mengganggu kenyamanan turis saat berkunjung ke sana. Yaitu, kehadiran sekelompok kera yang berkeliaran di sekitar kawasan wisata Taj Mahal.
Dikutip dari NY Times, insiden kera ganggu turis rupanya sudah kerap terjadi di area Taj Mahal. Banyak dari kera-kera tersebut mengerubungi turis, bahkan hingga menggigit dan mencakar.
Sempat dilaporkan pula ada turis balita yang meninggal akibat serangan kera-kera di Taj Mahal. Akibatnya, pihak keamanan Taj Mahal pun harus mencari cara untuk mengusir kera-kera tersebut dari area wisata.
Untuk itu, mereka pun memilih cara tak biasa untuk mengusir kera. Yaitu mengusir dengan menggunakan katapel. Ya, meski kedengarannya aneh, hal ini dilakukan karena India punya aturan yang melarang manusia melukai dan membunuh hewan liar.
Di sisi lain, banyaknya sampah yang dibuang di dekat pintu masuk Taj Mahal telah menarik kera-kera liar yang berpotensi mengganggu keamanan turis. Maka dari itu, katapel pun dipilih sebagai senjata untuk menakut-nakuti kawanan kera yang ada tanpa membunuh atau melukai mereka.
Akan tetapi, cara itu belum sepenuhnya berhasil. Persoalan kera liar yang mengganggu kenyamanan turis, masih menjadi PR bagi pihak keamanan Taj Mahal untuk terus mencari solusi selain katapel guna mengatasi masalah kera liar. [Dewiku/Amertiya Saraswati]
Baca Juga: Merasa Dibohongi Yusril, Novel Bamukmin Ancam Mundur dari Caleg PBB
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan