Suara.com - Studi Sebut Lelaki Masa Kini Lebih Ingin Dipeluk daripada Bercinta
Anggapan yang menyebut lelaki hanya memikirkan seks dan bercinta saat berduaan dengan perempuan nampaknya sudah ketinggalan zaman.
Dilansir Popular-world.com, studi terbaru menyebut lelaki masa kini lebih menginginkan pelukan dari perempuan daripada bercinta.
Studi bertaraf internasional ini dilakukan oleh para ahli sosiologi dari Kinsey Institute of Indiana University.
Mereka mengungkapkan betapa pentingnya pelukan dan ciuman dalam menentukan kebahagiaan para lelaki dibandingkan kaum perempuan.
Lebih dari 1.000 pasangan di lima negara yang dilibatkan dalam survei tersebut. Responden yang terlibat adalah mereka yang berusia antara 40 dan 70 tahun.
Ssemua pasangan yang menjadi obyek dalam riset ini telah hidup bersama sekurangnya selama setahun pada saat survei dilakukan. Tetapi, rata-rata dari mereka sudah tinggal bersama selama 25 tahun.
Studi ini mendapati fakta bahwa pelukan dan ciuman tidak banyak berpengaruh pada kebahagiaan kaum perempuan.
Sementara itu di kalangan lelaki, mereka yang mencium dan memeluk pasangannya rata-rata tiga kali lebih bahagia dibandingkan yang tidak melakukannya.
Baca Juga: Ribuan Warga Nonton Cap Go Meh, Walkot Bogor: Menjaga Warisan Budaya
Nah, terbukti kan bahwa anggapan lelaki hanya memikirkan bercinta sudah ketinggalan zaman. Lelaki masa kini justru lebih butuh pelukan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!