Suara.com - Seni keramik mungkin tidak familiar di zaman modern seperti sekarang ini. Tapi, bagi pecinta karya seni, keramik masih diminati dan memiliki tempat di hati bagi kalangan tertentu.
Seperti halnya seniman atau yang disebut perupa keramik yang tergabung dalam Komunitas Sahabat Keramik, mereka aktif bertemu untuk membuat karya seni keramik.
komunitas ini merupakan wadah untuk para pegiat seni keramik di Jakarta untuk saling sharing teknik pembuatan keramik, jenis dan model keramik hingga proses pembuatan dan komposisi agar mendapatkan hasil yang bernilai.
Komunitas Sahabat Keramik dibentuk oleh sejumlah seniman atau perupa keramik dan peminat seni pada 2017. Angotanya terdiri dari berbagai kalangan seperti dosen, mahasiswa, pengusaha hingga karyawan.
Jadi walaupun datang berbagai kalangan, peminat seni ini bisa berkumpul karena ketertarikan yang sama di bidang seni keramik.
Antin Sambodo, anggota senior Komunitas Sahabat Keramik, menuturkan seni keramik menjadi satu seni yang dibanggakan dari khas Indonesia. Jadi bukan hanya kalangan orang tua, anak millenial pun harus melestarikannya.
"Komunitas ini sudah mengikuti dan berpartisipasi pada kegiatan pameran seni di Galery Indonesia yang mengikutisertakan kami sebagai seniman keramik, jadi kalau udah kumpul saling mendukung antar anggota sehingga tidak ada kata malas dan ada kata rumit jadi penghalang untuk bikin keramik kalau sudah ngumpul,” katanya.
Disinggung pameran khusus yang memamerkan karya seni Komunitas Sahabat Keramik, Antin menyebutkan komunitasnya baru saja menggelar pameran keramik tunggal di Taman Ismail Marzuki pekan lalu.
“Menampilkan puluhan karya ikonik yang memiliki nilai seni tinggi karya anggota Komunitas Sahabat Keramik, kami ingin mengedukasi bahwa karya seni tidak pernah akan punah. Selagi cita rasa seni masih ada di diri manusia,” jelasnya.
Baca Juga: Kementan Kembali Panen Jagung, Kali Ini di Lumajang
Menurutnya, kegiatan pameran tersebut menjadi wadah untuk mengedukasi para pengunjung sehingga seni keramik dapat terasa lebih dekat dan bisa dijangkau. Ini juga menjadi ajang untuk mempertemukan para pelaku seni, pemilik galeri seni, dan pecinta seni keramik dalam sebuah pameran keramik.
Visi Komunitas Sahabat Keramik memelihara kebebasan berekspresi dan menuangkannya dalam karya seni keramik. Jadi sangat menghormati perbedaan dan keragaman hingga gaya karya keramik itu sendiri. Tidak dibatasi apakah keramik tersebut bergaya modern atau konvensional, atak hanya untuk kerajinan tangan seperti keramik mangkok atau gelas. Terpenting berlatar dari bahan keramik bisa menjadi Sahabat Keramik.
Sementara itu Damar Bagus Permadi menuturkan seni keramik bisa dibilang seni yang cukup menantang dan sulit. Karena proses memikirkan bentuk, warna, hingga tekniknya harus benar-benar difikirkan. Lalu harus siap menerima konsekuensi warna dan bentuk berubah saat penjemuran atau pembakaran.
"Tantangannya, proses pembakaran membuat karya meleset dari konsep yang diinginkan. Jadi prosesnya itu paling lambat 7 hari; sehari untuk pembuatan, sehari pengeringan, sehari untuk pembakaran awal, sehari untuk pendinginan, sehari untuk pewarnaan, sehari untuk pembakaran matang, dan terakhir sehari untuk pendinginan kembali. Jadi hasil bisa dilihat di hari terakhir, kalau tidak sesuai konsep ya ulang lagi," katanya.
Ditanya bagaimana untuk masuk menjadi anggota Komunitas Sahabat Keramik, ia menuturkan tidak ada kriteria khusus, yang terpenting menyukai karya seni keramik dan punya basic membuat keramik, jenis apa saja. Tapi sayangnya komunitas ini sedang tidak merekrut anggota karena kesibukan pameran beberapa waktu lalu. Next time dipertimbangkan, tambah Damar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian
-
Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka
-
Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu
-
7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!