Suara.com - Disapa Cantik saat Bad Mood, Perempuan Ini Patahkan Jari Pelanggan Tokonya.
Jika bad mood melanda, mungkin seharian kita akan merasakan hal-hal yang sepele bakal menjadi sebuah kekesalan tanpa sebab.
Hal ini ternyata menimpa seorang lelaki China bernama Yang, yang jari tangannya dipatahkan seorang perempuan penjaga toko. Padahal Yang memuji penjaga toko dengan sebutan "cantik" lho.
Dilansir Next Shark, Yang mengunjungi toko untuk mengembalikan sepasang sepatu yang dibelinya beberapa hari lalu.
Saat itu, penjaga toko yang bertugas adalah perempuan bernama Wang.
"Hai cantik, sepasang sepatu ini tidak nyaman," sambil meletakkan sepatu di atas meja. "Tolong ubah sepatu ini untuk saya."
Nah sialnya, si penjaga toko malah terganggu oleh godaan "cantik" yang dilontarkan Yang.
Wang lantas meraih tangan kanan sang lelaki dan berteriak, "Mengapa kamu memanggilku cantik?"
Saat Wang meremas tangannya, Yang merasakan sakit di jari kelingkingnya. Setelah melepaskan diri dari cengkeramannya, dia memanggil polisi. Dia kemudian menjelaskan bahwa dia hanya menyebut Wang "cantik" karena sopan santun.
Baca Juga: Fadli Zon: Lembaga Survei Kini Jadi Mafia Politik
Di sisi lain, Wang percaya bahwa Yang melakukannya karena menggoda dan itu adalah kalimat menggoda standar pada umumnya.
Perlu dicatat bahwa memanggil orang asing meinu ("kecantikan") dan shuaige ("bocah lelaki tampan") telah menjadi lebih umum dalam bahasa China dalam beberapa tahun terakhir.
Saat diwawancara polisi, Wang mengaku sedang dalam suasana hati yang buruk hari itu karena masalah pribadi ketika Yang datang dan memanggilnya meinu .
Wang akhirnya membayar Yang 3.000 yuan atau Rp 6,3 juta untuk biaya pengobatannya.
Ketika berita tentang insiden tersebut muncul di media sosial, netizen menyatakan berbagai hal yang terkait dengan masalah ini.
"'Cantik' hanyalah sebuah sapaan, dan meskipun aku tidak suka ketika orang lain memanggilku seperti itu, tidak masuk akal dengan cara perempuan itu mengambil sikap," seru netizen. [Dewiku/Yasinta Rahmawati ]
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali