Suara.com - Bad mood di pagi hari tak melulu muncul karena kualitas tidur yang buruk. Beberapa kebiasaan ini juga bisa membuat bad mood di pagi hari lho.
Mengalami bad mood di pagi hari bisa membuat hari Anda berantakan. Hari akan berjalan dengan lambat, membosankan, dan Anda akan lebih sering merasa jengkel hingga marah-marah.
Tak ingin bad mood di pagi hari? Jangan lakukan 3 kebiasaan buruk ini ya.
1. Cek ponsel
Langsung mengecek ponsel saat bangun tidur bisa membuat pikiran dan mood tak karuan. Pesan email, teks, ataupun pesan suara akan memicu otak untuk melakukan penilaian, kritik, dan tanggapan.
Hal yang sama juga bisa terjadi ketika membuka media sosial. Info dari teman atau rekan kerja bisa saja membuat Anda kesal, cemburu, ataupun marah sehingga mood menjadi jelek.
2. Salah pilih pakaian
Pakaian yang dikenakan di pagi hari bisa memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Menggunakan pakaian yang tidak nyaman atau tidak sesuai selera bisa membuat bad mood seharian.
Gunakan pakaian favorit Anda jika merasa hari ini akan memberi tantangan. Mensugesti diri sendiri dengan pikiran positif lewat pakaian bisa menjauhkan bad mood.
Baca Juga: Titi Kamal Pilih Hindari Anak saat Bad Mood, Ini Alasannya
3. Tidak sarapan
Salah besar jika menganggap sarapan bisa dilewatkan. Banyak studi ilmiah yang sudah menjelaskan manfaat sarapan di pagi hari, termasuk mengatur mood.
Sarapan dengan gizi seimbang yang mengandung, karbohidrat kompleks, protein, serat, serta vitamin dan mineral menjauhkan bad mood dan membuat Anda lebih bertenaga untuk menjalani hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini