Suara.com - Rumah seharusnya menjadi tempat yang nyaman bagi para penghuninya. Tapi siapa sangka, rumah ternyata menyimpan potensi bahaya untuk kesehatan jika tidak diurus dengan baik. Misalnya saja dinding yang berjamur, halaman yang tak diurus, botol-botol bahan pembersih lantai, dan masih banyak lagi.
Seperti dilansir dari Medical News Today, inilah 5 hal yang di rumah dan menyimpan potensi bahaya untuk kesehatan:
1. Debu di permukaan perabotan rumah
Tak peduli seberapa sering Anda membersihkan, debu selalu ada dan datang lagi. Debu biasanya terakumulasi di sudut-sudut yang sulit dijangkau, seperti di belakang tempat tidur dan sofa, di bawah lemari es, dan di bagian atas rak. Dan karena letaknya yang tersembunyi, Anda mungkin memilih untuk mengabaikannya. Tapi, debu yang tersembunyi itu sangatlah berbahaya bagi kesehatan Anda.
Sebuah studi menemukan bahwa debu yang terkumpul di rumah sesungguhnya penuh dengan bahan kimia beracun. Bahan-bahan kimia dari berbagai produk pembersih dan rumah tangga yang dilepaskan ke udara ketika digunakan, bergabung dan mengendap bersama dengan debu, menutupi lantai dan permukaan lainnya di rumah. Musuh tersembunyi ini jelas sangat berbahaya bagi bayi dan anak-anak, yang merangkak atau bermain di lantai.
Itu sebabnya, area di dalam rumah sesungguhnya adalah surga bagi bahan kimia yang memengaruhi kesehatan, misalnya menurunkan kesuburan, gangguan endokrin, meningkatkan risiko kanker, dan efek kesehatan lainnya.
Solusinya, ganti bahan kimia di rumah Anda dengan alternatif lain yang lebih aman dan ramah lingkungan.
2. Alergen di tempat tidur
Menurut sebuah penelitian dari University of Manchester di Inggris, sebagian besar alergen atau pencetus alegi berada di tempat tidur.
Sebuah studi yang dilakukan peneliti Dr. Ashley Woodcock, menemukan bahwa bantal adalah 'rumah' bagi beragam jamur, termasuk Aspergillus fumigatus, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius bagi orang yang memiliki imunitas rendah.
"Aspergillus fumigatus adalah jamur alergenik yang terkenal," kata peneliti. Dikatakan bahwa paparan yang konsisten terhadap jamur ini, terutama pada masa kanak-kanak, dapat memicu asma.
Baca Juga: Kemiskinan Turun Jadi Single Digit, Menkeu Sebut Pertama Dalam Sejarah
Studi lain menemukan bahwa rata-rata ada sekitar 110 tungau per gram debu kasur. Namun, konsentrasinya dapat sangat bervariasi tergantung pada tingkat kelembaban udara, sehingga para peneliti menyarankan untuk mengurangi kelembaban dengan membiarkan sebanyak mungkin udara segar masuk ke kamar tidur. Hal ini dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan tungau debu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pakai Inhaler Asma saat Puasa, Membatalkan atau Tidak? Ini Penjelasan Hukumnya
-
Cara Hitung Dana Beasiswa LPDP Arya Pamungkas Iwantoro yang Harus Kembali ke Negara
-
Kenapa Disebut Gamis Bini Orang? Ini Asal-usul dan Ciri Khas Tren Baju Lebaran 2026
-
Cara Orang Indonesia Pilih Dompet Digital 2026: Tertarik Promo, Tapi Keamanan Jadi Penentu
-
Bolehkah Minum Kopi saat Sahur Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter Tirta
-
Lupa Baca Niat tapi Makan Sahur, Apakah Puasa Tetap Sah?
-
Arya Iwantoro Kerja Apa di Inggris? Terancam Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran Model Cheongsam untuk Tampil Elegan, Mulai Rp200 Ribuan
-
Berapa Miliar Dana Beasiswa yang Harus Dikembalian Suami Dwi Sasetyaningtyas? Ini Kata Bos LPDP
-
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?