Suara.com - Seorang pelajar asal New York, Amerika Serikat, mampu menghasilkan uang hampir Rp 25 juta dalam sebulan hanya dengan menjual celana dalam bekas!
Diberitakan Mirror Online, perempuan muda tersebut dikatakan sering menjual celana dalam bekas yang ia pakai secara daring di laman Craigslist dan menjualnya seharga £ 90 atau sekitar Rp 1,6 juta sepasang.
Harga celana dalam bekas juga bervariasi tergantung pada berapa lama telah dikenakan.
"Sejujurnya, menjual pakaian dalam bekas telah membuat saya merasa benar-benar diberdayakan karena saya mengendalikan tubuh saya. Rasanya sangat luar biasa untuk dapat memberikan jalan keluar yang sehat bagi orang-orang dengan jimat ini. Saya tidak pernah merasa seperti dalam bahaya," katanya kepada Glamour.
Terkadang, mahasiswi berusia 21 tahun tersebut juga bisa memberikan tawaran ekstra kepada pelanggan.
Ia mengaku pernah menghasilkan uang sebesar £ 380 atau Rp 1,7 juta dengan membiarkan seorang laki-laki mencium ketiaknya.
"Setelah salah satu klien celana dalam saya membuka tentang fetish ketiaknya, saya menghasilkan tambahan dengan membiarkannya mencium bau ketiak saya. Kami bertemu dan saya berpakaian lengkap, dan saya hanya membiarkannya mencium ketiak selama 15 menit".
Dalam mode normal, mahasiswi tersebut bekerja sebagai pramusaji. Siapa sangka penghasilannya bisa sebesar itu, ya?
Baca Juga: Dugem Hingga Celana Dalam Nongol, IG Dibajak untuk Prostitusi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik