Suara.com - 4 Peraturan Unik di Swiss, Jangan Lakukan Ini di Hari Minggu.
Bukan rahasia lagi Swiss menjadi negara sejahtera di dunia. Penduduknya dijamin negara untuk hidup layak.
Swiss boleh jadi merupakan negara ideal yang diimpikan banyak orang. Namun siapa sangka, di balik tata kota dan negaranya yang begitu tenang dan tertata apik, pemerintah Swiss menerapkan sejumlah peraturan unik guna mengatur warganya.
Seperti 4 peraturan di Swiss yang dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber berikut. Apa saja?
Kaum lelaki tak boleh buang air kecil di malam hari
Di Swiss, kaum lelaki tidak diperbolehkan buang air kecil di malam hari, tepatnya di atas pukul 22.00 waktu setempat.
Aktivitas ini disinyalir otoritas Swiss dapat menyebabkan kebisingan dan dapat mengganggu tetangga sekitar.
Anjing dikenakan pajak
Setiap warga yang memiliki anjing wajib membayar pajak. Tarif pajak yang diberlakukan pun disesuaikan berdasarkan ukuran dan berat si anjing.
Baca Juga: Lamaran Unik ala Harry Potter, Pria Ini Bikin Terharu Kekasihnya
Dilarang potong rumput di hari Minggu
Penduduk Swiss juga dilarang memotong rumput di hari Minggu.
Otoritas setempat menganggap aktivitas tersebut dapat menyebabkan kebisingan dan mengganggu hari libur warga lainnya.
Tak boleh jemur pakaian di hari Minggu
Tak hanya itu, warga Swiss juga dilarang menjemur pakaian di hari Minggu.
Wah, benar-benar unik ya peraturan di Swiss, tapi hal itu tentu dilatarbelakangi alasan yang cukup kuat, mengingat negara ini ingin memberikan kenyamanan bagi penduduknya di hari libur seperti hari Minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?
-
BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan
-
PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal