Suara.com - Pasangan suami istri tentu tidak selamanya aman dari yang namanya pertikaian. Namun alih-alih meluapkan emosi kepada suami, wanita ini memilih ''balas dendam'' dengan cara yang unik. Dia membuat daftar belanjaan palsu yang bikin suaminya bingung.
Dilansir dari Mirror, Karen Alpert merasa sangat jengkel dengan suaminya. Sang suami terlihat berbaring di sofa sepanjang hari dan bersantai, sedangkan ia sibuk mengerjakan pekerjaan rumah.
Tidak ingin meluapkan kemarahan, tercetus ide untuk memberi suaminya pekerjaan. Ia menyuruh suaminya pergi ke toko kelontong dengan daftar hal-hal yang mesti didapatkan untuk keperluan rumah.
Namun itu bukan daftar belanjaan biasa. Itu adalah rencana balas dendam yang berisi daftar barang-barang palsu alias tidak akan ada di toko kelontong.
Karen yang juga merupakan seorang blogger dengan nama Baby Sideburns itu menuliskan daftar belanjaan palsu tersebut pada sebuah kertas untuk suaminya. Setelah suaminya pergi, Karen lalu sengaja mematikan teleponnya, seakan tahu kalau suaminya pasti bakal bertanya karena kebingungan.
Dia membagikan foto daftar belanjaan palsu itu ke halaman Facebook miliknya dan menulis, ''Suamiku telah berbaring di sofa sepanjang pagi sementara aku melakukan banyak hal, jadi aku akhirnya merasa sangat kesal dan mengirimnya ke toko bahan makanan dengan daftar belanja khusus, dan ya, aku mematikan teleponku.''
Daftar yang dimaksud itu adalah pesanan belanja nyelenah seperti berupa 3 persen susu, stroberi tanpa biji, hummus bebas-lemak, gandum tipis (yang ada di kotak biru), krim tidak enak, coke diet diet (Kamu mungkin harus bertanya karena ini baru), keju mellow, dan Tart Pop organik.
Ibu-ibu lain dengan cepat mengomentari unggahan Karen dan turut berbagi pengalaman mereka. Bahkan ada yang berniat melakukan hal serupa untuk balas dendam. ''Oke. Aku tidak akan sejahat itu tetapi pasti akan sangat lucu!'' komentar seorang ibu.
Mengenai apa yang selanjutnya terjadi pada suami Karen, ia tidak menceritakan lebih lanjut. Sepertinya balas dendam itu sukses besar, sih.
Baca Juga: Pasangan Suami Istri Ini Tak Bercinta Hampir 6 Tahun, Kok Bisa?
Berita Terkait
-
Taxi Driver dan Kritik Tajam tentang Hukum yang Gagal Melindungi Korban
-
Review Novel Cahaya Teduhan Luka: Saat Dosa Orang Lain Menjadi Beban Hidup
-
The Last Juror: Ketika Teror Balas Dendam Menghantui Kota Kecil Mississippi
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Perankan Karakter Kembar, Park Jin Hee Siap Menguras Emosi di Drakor Pearl in Red
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung