Suara.com - Anak Zaman Now Lebih Milih Main Game Ketimbang Seks
Sebuah survei terbaru di Amerika menyoroti frekuensi seks yang lebih rendah di antara laki-laki zaman now. Bahkan survei ini menunjukkan lelaki Amerika yang berusia 18-29 tahun dan tidak melakukan hubungan seks meningkat dua kali lipat menjadi 23 persen
Jean Twenge, profesor psikologi di San Diego State University mengatakan bahwa penurunan gairah seks di kalangan lelaki berusia 20 tahunan di Amerika salah satunya disebabkan karena pola hidup yang berbeda jauh dengan 10 tahun ke belakang.
"Ada lebih banyak orang di usia dua puluhan yang tidak tinggal dengan pasangan. Jadi dalam situasi seperti itu lebih sedikit seks yang akan terjadi," ujar Jean seperti melansir Washington Post.
Temuan yang mencengangkan adalah faktor lainnya mungkin berperan dalam menurunkan gairah seks di antara lelaki zaman now, salah satunya bermain game maupun streaming video. Ya, teknologi tampaknya turut berpengaruh dengan frekuensi seks yang dijalani seseorang.
"Ada banyak hal yang bisa dilakukan pada jam 10 malam sekarang daripada 20 tahun yang lalu. Kini lelaki bisa menonton Streaming video, membuka media sosial, bermain game online, dan lainnya," ujar Twinge.
Sementara itu, orang Amerika berusia 30-an, 40-an atau lebih, jauh lebih mungkin untuk menikah daripada mereka yang berusia 20-an. Kelompok usia ini sekarang lebih cenderung melakukan hubungan seks di tahun tertentu daripada rekan-rekan mereka yang lebih muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan