Suara.com - Untuk memastikan produksi ASI banyak, tanpa terganggu oleh infeksi payudara akibat sanitasi yang buruk, busui perlu tahu cara merawat payudara. Pasalnya, infeksi pada payudara tak hanya bisa membuat bayi Anda tertular kuman penyakit, tapi juga memengaruhi produksi ASI.
Nah, ini dia cara merawat payudara seperti dilansir dari The Health Site.
1. Jaga payudara Anda tetap bersih
“Meskipun Anda tidak perlu membersihkannya setiap kali hendak menyusui, disarankan untuk membersihkan payudara beberapa kali sepanjang hari. Ini akan membantu Anda membersihkan sisa susu dan keringat berlebih saat sesi menyusui," kata Effath Yasmin, Konsultan Laktasi Bersertifikat Internasional.
Kadang-kadang, kebocoran ASI terjadi. Untuk membersihkannya, gunakan tisu basah yang mengandung pelembap.
2. Pilih bra yang tepat
Pasca melahirkan, Anda akan mengalami banyak sekali perubahan pada payudara, mulai dari payudara sakit, tersumbat saluran susunya, dan mungkin mengalami kebocoran ASI juga.
"Payudara yang bocor bisa menodai pakaian dan bra Anda, lalu mengeluarkan bau tak sedap. Jika terlalu lama dibiarkan dalam waktu lama, juga dapat menyebabkan infeksi dan lecet pada puting. Karena itu, penting untuk berganti pakaian sesering mungkin untuk menghindari keduanya," kata dia.
Pilih bra yang pas, tapi tidak ketat. Mengenakan bra sintetis atau sangat ketat dapat mencekik payudara sehingga menjadi penghalang untuk udara masuk dan meningkatkan produksi keringat juga pertumbuhan bakteri.
3. Ganti breast pad sesering mungkin
Untuk menghindari kebocoran ASI di depan umum, breast pad sangat membantu. Breast pad berguna saat Anda bepergian dan mampu menyerap kebocoran ASI.
Jika Anda memilih menggunakan breast pad, gantilah saat basah. Jangan gunakan yang berbahan plastik di bagian belakangnya. Jika tidak, lingkungan yang hangat, basah, dan dipenuhi keringat dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur yang menyebabkan iritasi dan infeksi.
Baca Juga: Perempuan ini Hampir Mati Setelah Pasang Implan Payudara
Ada breast pad sekali pakai yang bisa dipakai berulang kali. Anda dapat memilih breast pad jenis ini untuk lebih praktisnya.
4. Hindari pewangi
Membersihkan payudara dengan sabun saat mandi sebenarnya sudah cukup. Tapi, tak perlu berlebihan, ya. Apalagi sampai harusmenambahkan pelembap yang wangi. Produk-produk ini dapat membuat kulit payudara jadi kering.
Dalam keadaan seperti itu, akan sulit untuk menyusui bayi Anda. Jadi, selalu gunakan produk yang lembut dan minim pewangi. Saat memilih tisu basah pun, ingatlah untuk memilih yang non alkohol, ya.
5. Bilas pompa ASI setelah digunakan
Meskipun selalu disarankan untuk menyusui bayi Anda secara langsung, pompa ASI mungkin sesekali diperlukan untuk menampung kelebihan ASI saat Anda tak berada di dekat bayi.
Namun, sebelum menggunakannya, Anda harus mencuci tangan dengan benar. Selain itu, pastikan juga Anda menjaga kebersihan pompa ASI. Hindari kontaminasi silang saat membersihkan pompa. Selain itu, jangan gunakan spons yang Anda gunakan untuk mencuci piring saat mencuci pompa ASI. Akan lebih baik untuk memiliki satu set peralatan pembersih terpisah untuk tujuan ini.
"Disarankan untuk mensterilkan botol, tabung, dan pompa ASI secara menyeluruh setidaknya sekali sehari. Dan kemudian, taruh di kulkas. Keluarkan hanya pada saat menyusui. Juga, jika sterilisasi total tidak memungkinkan, cucilah dengan air panas," kata Yasmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor
-
Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam