Suara.com - Anda travel blogger dan senang mengambil gambar destinasi wisata dan juga aktivitas wisata dari situs berbagi foto?
Berikut Guideku.com bagikan 4 tips yang wajib Anda ketahui sebelum mengambil gambar traveling di dunia maya. Apa saja?
1. Pastikan tujuan Anda
Untuk mengambil foto traveling dari berbagai platform di media sosial, pastikan terlebih dahulu tujuan Anda, apakah digunakan untuk kepentingan komersial atau non komersial.
Jika komersial, seperti halnya blog beriklan, yang wajib kita lakukan adalah meminta izin secara langsung dan memastikan kesepakatan kerja yang dijalin bersama si fotografer.
Sementara, jika kepentingan Anda non komersial, seperti halnya blog pribadi non monetisasi, kita dapat menyalin secara langsung foto terkait jika memang di dalamnya tertera lisensi konten terbuka, creative commons.
Meski demikian cermati lebih lanjut atribusi di dalamnya ya.
2. Memeriksa atribusi creative commons
Lisensi alternatif, creative commons yang berjalan beriringan dengan hak cipta memungkinkan para pegiat seni, sastra dan ilmu pengetahuan untuk memberikan kebebasan pada semua orang guna menyebarluaskan, menggunakan dan membuat sesuatu yang baru dari karya yang bersangkutan.
Baca Juga: Wow, Ini 3 Hotel Bintang Lima Milik Keluarga Suami Nia Ramadhani
Walaupun lebih luwes ketimbang hak cipta konvensional, kita dapat memilih kebebasan apa yang ditawarkan pada para pendengar untuk menyikapi karya kita, seperti halnya mengizinkan orang lain menggunakan karya tersebut hanya untuk kepentingan nonkomersial.
Ya, terdapat sederet jenis atribusi yang perlu Anda ketahui tatkala mengambil foto berlisensi creative commons.
Creative commons dengan atribusi berbagi serupa seperti yang digunakan situs berbagi informasi dan gambar macam Wikipedia, Pixabay maupun Unsplash memungkinkan kita untuk menyalin gambar sebab sudah memperoleh izin langsung dari si empunya.
Dengan catatan, Anda harus mencantumkan nama lengkap si fotografer dan sumber pengambilan gambarnya.
Sementara creative commons dengan atribusi nonkomersial hanya dapat digunakan demi kepentingan nonkomersial saja. Jika Anda gunakan sebaliknya, pastikan untuk meminta izin pada si fotografer sebelum menggunakan gambarnya.
3. Ambil gambar dari situs berbagi bebas
Ya, apabila Anda ingin mengambil gambar traveling yang mudah dan murah, kamu juga dapat mengambilnya dari situs berbagi bebas seperti Pixabay dan Unsplast. Pun Wikipedia namun untuk situs satu ini kita harus cermat menilik lisensi hak cipta yang dimiliki suatu foto.
4. Jangan lupa untuk menyertakan sumber lengkap bersama nama fotografernya
Jika Anda sudah memahami etika di atas, kita juga harus menaati etika penulisan sumber karya dengan menuliskan nama lengkap si fotografer dan situs tempat kita mengambil gambar tersebut. Tak peduli untuk kepentingan komersial maupun non komersial menuliskan nama si fotografer merupakan cara terbaik kita menghormati buah karyanya.
Berita Terkait
-
Kirim Foto Makanan, Dapat Hitungan Kalori: Cara Baru Turunkan Berat Badan di Indonesia
-
Tutorial Bikin Foto Liburan Keliling Dunia di Gemini AI, Ini Prompt-nya Biar Tampak Nyata
-
Kumpulan Prompt Edit Foto Makanan yang Estetik di Gemini AI, Cocok untuk Produk Jualan
-
8 Potret Syifa Hadju di New York, Makan Kue Rp150 ribuan Kalah Jauh dari Erina Gudono
-
Cara Buat Foto Makanan Lebih Estetik Hanya dari HP
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN