Suara.com - Kembalian Rp 400 Ditilap Supermarket, Lelaki Ini Tempuh Jalur Pengadilan
Seorang laki-laki asal China menggugat salah satu rantai supermarket besar di sana ke pengadilan setelah merasa dicurangi urusan kembalian belanja. Padahal, uang kembalian yang menurutnya ditilap besarannya hanya sekitar Rp 400.
Penggugat yang dikenal hanya dengan nama Xiao, mengklaim bahwa dirinya hanya menerima kembalian sebesar 0,20 yuan (sekitar Rp 421), bukan 0,24 (sekitar Rp 505). Dikatakannya, ia berbelanja sebesar 54,76 yuan (sekitar Rp 115.428) dan memberikan uang tunai sebesar 55 yuan (sekitar Rp 115.934).
Xiao mengaku tidak benar-benar membutuhkan uang Rp 421 yang merupakan haknya, tetapi dia menganggap sistem pembulatan supermarket sangat curang dan merugikan.
"Saya membayar 55 yuan dalam bentuk tunai, dan mereka memberi saya 0,2 yuan sebagai ganti, mereka secara ilegal mengambil 0,04 yuan," kata Xiao dalam sebuah wawancara singkat dengan Pear Video, dilansir Oddity Central.
Lewat gugatan ini, Xiao ingin pihak supermarket mengembalikan hak para pelanggan.
"Dengan mengajukan gugatan, masalah ini diakui di tingkat hukum, dan mudah-mudahan dapat menarik perhatian masyarakat," ujarnya.
Seorang hakim di Pengadilan Rakyat Distrik Yanqiao, Xian, Provinsi Shaanxi, kemudiam memerintahkan Yonghui Superstores untuk membayarkan hak-hak Xiao.
Hal ini mungkin terkesan tidak penting dan memaksakan, tetapi Xiao berhasil mencapai tujuannya dan mendapat banyak dukungan dari publik.
Baca Juga: Tak Ada Uang Kembalian, Ojol Diancam dan Diperas Penumpangnya
"Ini bukan pemborosan sumber daya yudisial. Ini adalah cara yang benar dalam menggunakan sumber daya yudisial. Pengadilan akan mendukung, baik 4 yuan atau 4.000 yuan, semuanya sama. Ini bukan hanya tentang jumlah uang," tulis seorang pengguna Weibo.
"Saya pikir lelaki ini benar untuk membela hak-haknya. Banyak supermarket mempraktikkan ini," komentar orang lain.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda mau membawa kasus kembalian tak sesuai ke pengadilan di Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
Perry Warjiyo Mundur, Gimana Nasib Stabilitas Keuangan RI
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak