Suara.com - Cara Pakai Kutek Gel yang Sering Dilakukan Ini, Bikin Kuku Jadi Rusak Lho.
Banyak perempuan menyukai kutek gel atau nail gel untuk mempercantik kuku tangannya.
Keunggulan cat kuku gel antara lain warnanya beragam dan awet tahan lama karena tidak mudah terkelupas dari kuku, juga tidak mudah terhapus dengan aseton.
Namun, cara mengoleskan kutek sayangnya sering salah. Salah cara dan perawatan ini bisa bikin kuku rusak, rapuh, dan gampang patah. Berikut adalah beberapa kesalahan yang tidak disadari wanita dan bisa bikin kuku rusak.
Berikut kesalahan yang jangan dilakukan lagi saat pakai kutek gel dilansir Hello Sehat.
1 .Keseringan gonta-ganti warna kutek gel
Paduan kutek gel dan nail art yang lucu memang menjadi favorit para wanita untuk memanjakan dirinya. Tak jarang juga beberapa orang gonta-ganti warna kutek jenis gel dalam jangka waktu sebentar.
Namun sayang, bahan cat gel pada dasarnya bisa membuat lapisan kuku menjadi tipis. Terlebih bila saat menghapus kutek gel Anda melakukannya dengan paksa, alias dikerok begitu saja. Ini bisa bikin kuku makin aus atau tipis.
Menurut Kristin Pulaski, seorang terapis manicure pedicure profesional, baiknya mengganti atau memperbaiki kutek jenis gel ini minimal 3 minggu sekali. Apabila keseringan, ini dapat membahayakan lapisan kuku. Kuku Anda jadi lembek dan mudah patah di kemudian hari.
Baca Juga: Keringkan Cat Kuku Pakai Cara Kreatif Saat Madikur di Rumah
2. Pakai cat kuku gel kelamaan
Selain sering gonta-ganti warna kutek, pakai kutek kelamaan juga tidak baik. Mengapa? Saat pakai kutek kuku, kelembapan pada kuku akan ikut terangkat terbawa bersama kutek gel.
Nah, kuku yang kelembapannya hilang ini bisa bikin bakteri jadi mudah berkembang di lapisan kuku. Disarankan memakai cat kuku gel ini maksimal 3 minggu. Ini juga bertujuan untuk menghindari kerusakan pada kuku dan kutikula.
3. Mencabut lapisan kutek, atau dikerok
Kebanyakan salon memasang tarif mahal untuk menghapus kutek gel. Maka dari itu, kebanyakan orang ada yang menghapus kutek dengan mencabut atau dengan mengikir kuku pakai buffer sendiri di rumah.
Sayangnya, ini bisa membuat beberapa lapisan kuku terangkat dan kuku jadi sangat tipis. Tidak disarankan menghapus kutek sendiri di rumah. Lebih baik pergi ke salon atau ke terapis perawatan kuku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi
-
5 Moisturizer Alternatif Cerave untuk Atasi Skin Barrier Rusak, Kulit OTW Mulus Kembali
-
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
-
4 Skincare Lacoco untuk Hempaskan Noda Hitam, Brand Lokal Rasa Premium
-
Setelah Serum Boleh Pakai Moisturizer? Ini 5 Pelembap Terbaik yang Mudah Menyerap
-
BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
-
Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam