Suara.com - Mulai dari buah-buahan berbau menyengat, senjata, benda tajam, hingga binatang, ada berbagai macam benda yang berusaha untuk diselundupkan penumpang pesawat di bandara.
Namun, baru-baru ini, petugas keamanan di bandara Juneau International Airport (JNU) Alaska, Amerika Serikat malah mendapati barang bawaan yang tergolong aneh sekaligus menjijikkan.
Saat itu pihak TSA (Transportation Safety Administration) menemukan sesuatu yang mencurigakan saat memindai tas seorang pria, seperti dikutip dari laman CBC.
Mereka pun memutuskan untuk melakukan pengecekan dan membuka tas, hanya untuk mendapati bahwa pria tersebut membawa kotoran rusa.
Ya, dalam tas pria tersebut, terdapat kotoran rusa besar Amerika Utara yang sudah mengering dan berbentuk seperti kapsul. Saking anehnya, TSA pun memutuskan untuk mengunggah fotonya ke Instagram.
''Hari Senin benar-benar dapat menjadi hari yang menjijikkan. Setelah akhir minggu bersantai, hari pertama bekerja dapat terasa sulit diatasi,'' tulis akun resmi TSA.
Perlu diketahui, TSA sendiri sebenarnya tidak memiliki aturan seputar melarang travelers untuk membawa seplastik kotoran hewan kering di tas mereka.
Namun, insiden ini tentunya membuat mereka bingung. Ditambah, pria yang bersangkutan berkata jika dia membawa pulang kotoran rusa untuk oleh-oleh bagi ''politisi dan kebijakan menjijikkan mereka''.
Pada akhirnya, juru bicara TSA Lisa Farbstein pun menyatakan jika pria tersebut tidak mendapat surat peringatan dan diizinkan membawa pergi kotorannya.
Baca Juga: Salah Paham, Pramugari Ini Sangka Alat Kelamin Penumpang Bengkak
Sebagai tambahan, Lisa Farbstein juga memberikan saran bagi travelers yang ingin membawa oleh-oleh kelewat unik macam ini.
''Meski TSA tidak punya kebijakan untuk melarang kotoran hewan, kami merekomendasikan Anda untuk mengecek kebijakan maskapai. Beberapa maskapai punya aturan untuk mencegah adanya bau tidak enak saat di pesawat,'' tulis TSA.
Berita Terkait
-
Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
Memanas! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Incar Kapal Induk USS Abraham Lincoln
-
AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?
-
5 Rekomendasi Model Baju Lebaran 2026 Wanita, Tampil Anggun di Hari Raya
-
UMKM Perempuan Masih Hadapi Tantangan, Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan
-
Takut PBI Mendadak Nonaktif? Ini Cara Cek Status Keaktifan BPJS Kesehatan Pakai HP
-
7 Rekomendasi Lipstik Paling Laris di Shopee untuk Bibir Hitam
-
7 Sepeda Lokal Berkualitas Ideal untuk Harian: Performa Cepat, Harga Bersahabat
-
Link Download Logo Imlek Nasional 2026 Lengkap dengan Maskotnya
-
Berapa Harga Kiswah Kabah yang Dibeli Jeffrey Epstein? Ini Sosok Penjualnya
-
Apakah Flazz BCA Bisa untuk Tol? Ini Dia Jawabannya
-
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya