Suara.com - ElgaandRina Hadirkan 50 Outfit Tenun & Bordir untuk Fashionista Tanah Air
Fashion designer Elga Naldy melebarkan sayap bisnisnya dengan berkolaborasi bersama Fashion Enthusiast Rina Saud untuk meluncurkan brand fashion bernama ‘ElgaandRina’ yang mengusung konsep ‘Where Embroidery Meets Fashion’, yang secara resmi di perkenalkan untuk pasar Tanah Air.
Kolaborasi antara keduanya ini dilandaskan oleh keinginan yang kuat dalam menghasilkan suatu produk yang mengangkat kerajinan tangan Indonesia, seperti Tenun dan Bordir yang dikemas dalam balutan desain dan detail yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri dalam setiap koleksinya.
Adapun koleksi ‘ElgaandRina’ menampilkan suatu karya yang anggun, dinamis dengan kualitas bahan terbaik dan desain modern yang dapat diterima pasar Internasional. Tak tanggung-tanggung, selain merintis pasar dalam negeri, brand ‘ElgaandRina’ juga tengah mempersiapkan karya dan produk untuk dipasarkan di industri fesyen Amerika seperti New York dan Los Angeles, yang diperkirakan koleksinya akan dirilis pada tahun 2020 mendatang.
Elga Naldy menjelaskan bahwa ElgaandRina memiliki ciri khas menggabungkan kerajinan tangan tenun dan bordir.
“Untuk persembahan perdana, brand ‘ElgaandRina’ menampilkan 45-50 outfit untuk negeri tercinta. Kami berharap fashionista dapat menerima dengan baik brand kami”, ujar Elga Naldy saat ditemui Suara.com belum lama ini di kawasan Jakarta Pusat.
Senada dengan Elga Naldy, Rina Saud secara antusias juga menjelaskan bahwa penggunaan kain tenun dan bordir yang menjadi ciri khas brand ‘ElgaandRina’ didasari keinginan untuk mengangkat citra kain tenun seperti halnya batik yang sudah lebih popular di kalangan masyarakat Tanah Air.
“Koleksi ini mengkolaborasikan kain tenun dengan bahan yang enak dipakai sehingga dapat digunakan sehari-hari. Saya perhatikan, dulu kebanyakan orang malas untuk mengenakan tenun sebagai busana harian karena bahannya dianggap terlalu tebal dan panas, tetapi sekarang sudah berubah,” ujarnya.
Dengan inovasi, perkembangan pengetahuan, dan pembinaan yang disampaikan oleh berbagai pihak, saat ini penenun telah memahami soal penggunaan benang yang lebih bagus, tidak membuat kain tenun menjadi begitu tebal.
Baca Juga: Selalu Tampil Necis, 3 Item Fesyen Andre Taulany Ini Harganya Selangit
Selain itu corak kain tenun juga semakin berwarna dengan ditemukannya pewarna alami yang memanfaatkan pewarna dari tumbuh-tumbuhan. Misalnya warna indigo yang saat ini tengah popular yang membuat kain tenun menjadi semakin kekinian dan modern.
Brand ini sendiri menggunakan kain tenun dengan pemilihan kain yang terbaik, yang dikombinasikan menggunakan teknik bordir, payet dan patches sehingga menghasilkan busana yang menarik, elegan dan dapat disejajarkan dengan brand Internasional.
“Kami berharap brand ‘ElgaandRina’ semakin membuat industri fashion Tanah Air semakin menggeliat dan tentunya dapat diterima dan dipakai oleh seluruh pecinta fashion di Tanah Air maupun manca negara. Dan kain tenun dan bordir sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia dapat semakin popular dan menjadi kebanggaan bersama”, tutup Elga Naldy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga