Suara.com - Desain Eksotisme Ala Turban Menjulang Tinggi Tutup Panggung Muffest 2019.
Gelaran Muslim Fashion Festival 2019 resmi ditutup, Sabtu (4/5/2019) di Jakarta Convention Center, Jakarta. Penampilan eksotisme ala perempuan Eropa pun mencuri perhatian.
Tampil pada fesyen show pamungkas tersebut, 4 karya desainer Tanah Air yaitu Deden Siswanto, Hijab Mandjha by Ivan Gunawan, Khanaan Shamlan, dan Saffana.
Deden Siswanto mengangkat tema The Last Treasures dan membawa 10 looks modest fesyen bernuansa denim dengan mengangkat narasi eksotisme perempuan Muslim Eropa Timur ke panggung Muffest 2019.
Sementara itu, Khanaan membawa 12 looks ready to wear bagi perempuan berhijab dengan tajuk Dimah.
Kata Khanaan, Dimah memiliki makna hujan yang jatuh dengan lembut tanpa gemuruh.
Hal tersebut menginspirasi desainer lulusan Esmod tersebut untuk menciptakan koleksi modest fesyen yang lembut, cantik dan tak berlebihan namun tetap menawan.
Ia banyak bermain dengan baju-baju terusan berwarna kuning keemasan, peach, nude abu-abu dan juga hijau dalam material sutera.
Ketiga, ada koleksi modest fesyen dari Ivan Gunawan melalui brand Hijab Mandjha. Ivan membawa empat koleksi terbarunya dengan masing-masing 4 koleksi untuk perempuan dan 4 koleksi untuk laki-laki.
Baca Juga: Buat Lady Biker, Ada Busana Muslimat Gaya Anak Motor di Muffest 2019
Ivan bermain dengan warna hitam dan keemasan serta dekorasi payet dan blink-blink. Ivan juga memberikan sentuhan ruffle di bagian punggung dan pundak pada karya ready to wear-nya.
Terakhir dan sebagai pamungkas, ada 12 karya desainer asal Surabaya, Saffana.
Saffana coba menuangkan tajuk Confident in Gold lewat karya-karya yang cukup membuat penikmat fesyen terkejut.
Bagaimana tidak, saat lampu catwalk redup, tiba-tiba alunan musik berubah dramatis dan sedikit horror. Di atas catwalk, sudah ada tiga model mengenakan pakaian putih bersih serta hijab atau turban yang menjulang tinggi di kepala.
Apalagi asap membuat gimmick di catwalk memberikan kesan eksotis namun horor yang semakin kuat.
Koleksi modes fesyen sari Saffana sendiri terdiri dari warna-warna lembut seperti putih, biru telur asin, dan abu-abu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung