Suara.com - Nazeela Shihab Bicara Soal Pengasuhan Anak Lewat 'Keluarga Kita'.
Nazeela Shihab pendiri "Cikal' dan "Keluarga Kita", mungkin memiliki tantangan berat dan besar saat memutuskan menikah di usia 19 tahun di tengah aktif menjadi pengajar. Tapi ia membuktikan perempuan pantang menyerah.
Kini ia telah mengabdi lebih dari 20 tahun di bidang pendidikan di sela-sela menyelesaikan pendidikan hingga S3 di Universitas Indonesia tanpa pula menomorduakan kebutuhan tiga anak dan suaminya.
Selama pengabdiannya, ia telah mendirikan sekolah Cikal bertaraf internasional, serta menggagas kegiatan inisiatif untuk mendorong peningkatan pendidikan di Indonesia.
Ia menggagas Cikal yang pada saat itu berfokus pada pendidikan pra-sekolah. Mengambil tempat di bilangan Kemang, institusi itu dirintis dengan modal delapan tenaga pendidik. Namun kini sudah punya delapan cabang, 500-an guru, dan 2.500-an siswa dan bertaraf internasional.
Layanannya pun kian lengkap, mulai dari pendidikan pra-sekolah sampai sekolah menengah atas, dengan akreditasi internasional dari The International Baccalaureate Organization.
Tidak berhenti pada pendidikan anak, Nazeela Shihab menggagas inisiatif "Keluarga Kita", layanan daring yang berfokus pada pengasuhan anak.
"Keluarga Kita dimulai dengan membuat riset-riset untuk menyusun kurikulum pengasuhan anak. Guna memaksimalkan pembelajaran atas kurikulum, Keluarga Kita memberdayakan relawan "Rangkul". Pemberdayaan relawan ini berangkat dari premis bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab sosial," kata putri ulama Quraish Shihab ini saat di ditemui Suara.com pemberian penghargaan Aspirasi Perempuan untuk Indonesia oleh PT Paragon Technology and Innovation (PTI) beberapa waktu lalu.
Ia menuturkan mengembangkan "Keluarga Kita" lewat relawan. Hal itu adalah bentuk rangkul-merangkul pengasuhan anak yang menjadi tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Jemput Ibunda di Rumah Sakit, Anies Salat Tarawih Pertama Bareng Keluarga
"Ratusan relawan itulah yang aktif menyebar dan mengajarkan kurikulum Keluarga Kita. Mereka membuat ribuan kelas di berbagai daerah. Pun rajin berbagi cerita dan konten seputar pengasuhan anak lewat berbagai layanan daring mulai dari BBM hingga Facebook," jelas istri dari Ahmad Fikri Assegaf ini.
Najelaa memang hampir selalu memberdayakan teknologi dalam tiap inisiatifnya. "Saya yakin teknologi bisa mendukung percepatan pendidikan. Lebih-lebih di negara kepulauan macam Indonesia, yang punya kendala geografis. Dengan teknologi, kendala itu perlahan teratasi."
Ia ingin seluruh perempuan menyadari pentingnya peran ibu dan istri dalam mengasuh anak dan mengajak suami untuk turut serta, karena ini tanggung jawab bersama. Bukan lepas tangan saat anak mengenyam bangku pendidikan di sekolah, dan berpangku pada pendidikan di sekolah untuk mendidik dan mengasuh anak.
Menurut Nazeela Shihab, masa depan anak-anak di tangan orang tua dan guru, maka penting untuk meningkatkan cara mendidik dan mengasuh anak, khususnya pada ibu. Karena dibalik keluarga yang bahagia dengan anak-anak yang cerdas ada ibu yang hebat, tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Hukum dan Tata Cara Salat Sambil Gendong Anak seperti Thariq Halilintar
-
Apakah Suntik Botox dan Filler Membatalkan Puasa? Simak Hukum dan Penjelasannya di Sini
-
Cara Daftar Mudik Gratis IFG Group 2026, Lengkap Rute dan Kuota
-
Berapa Gaji Arya Iwantoro di Inggris? Setuju Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki
-
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
-
Wudu tanpa Berkumur saat Puasa, Sah atau Tidak? Ternyata Begini Hukumnya
-
5 Rekomendasi Brand Baju Koko Terbaik untuk Lebaran 2026, Produk Lokal Harga Terjangkau
-
5 Tips Sederhana Mengelola THR agar Tidak Sekadar Numpang Lewat
-
Salat Tarawih Minimal Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Lengkapnya