Suara.com - Mengusung tema "Camp: Notes on Fashion", perayaan Met Gala 2019 sukses digelar. Camp fashion di sini merujuk pada fesyen yang ekstrem, atau fesyen yang lebay, bisa yang berbentuk humoris atau ironis. Dan sesuai dengan tema yang diangkat, para selebriti pun berlomba-lomba tampil standout dengan aneka busana 'ajaib' mereka.
Sulit menentukan siapa yang tampil terbaik malam itu. Tapi, seperti dilansir dari www.cosmopolitan.com, inilah 5 penampilan selebriti yang paling mencuri perhatian di Met Gala 2019, seperti dilansir dari Cosmopolitan.
Janelle Monáe dalam balutan Christian Siriano
Agak sulit mendeskripsikan penampilan Janelle Monáe yang unik. Ia tampil dengan aksesori kepala Mad Hatter dan rok Picasso-esque. Tapi yang paling mencuri perhatian adalah desain gaun dengan bulu mata lentik super besar di bagian dada. Ya, begitulah jika master fesyen desain bekerja.
Lady Gaga dalam busana karya Brandon Maxwell
Lagy Gaga menjadi selebriti yang datang pertama di acara Met Gala 2019. Tidak tanggung-tanggung, Lady Gaga tampil dengan 4 kostum sekaligus. Awak media dan paparazzi memotretnya lebih dari 16 menit. Sang desainer Brandon Maxwell menciptakan gaun berlapis untuk melengkapi kebutuhan gayanya.
Soal penampilan di red carpet, Lagy Gaga memang juara. Dari kostum pertama, ia tampil spektakuler dengan gaun shocking pink yang menutupi seluruh permukaan karpet, hingga akhirnya bertrasformasi menjadi individu yang bebas.
Billy Porter menggunakan busana dari The Blonds
Billy Porter melewati red carpet bersama enam pria yang mengangkatnya di atas sampan emas. Busananya kali ini mungkin diilhami oleh Elizabeth Taylor dalam busana Cleopatra, Dewa Matahari Mesir, dan Cher. Ia tampil dengan aksesori sayap-sayap malaikat berwarna emas.
Baca Juga: Konfliknya Beragam, 5 Figur Publik Ini Diboikot Met Gala
Katy Perry dalam balutan Moschino
Tampil dengan kostum sangat unik. Tak terbayangkan bagaimana seorang Katy Perry berjalan dengan lampu-lampu menyala di tubuhnya yang dialiri listrik. Penampilan Katty Perry ini tentu saja mengundang lelucon di Twitter. Banyak netizen berterimakasih karena Katy Perry telah memberi 'cahaya'.
Kim Kardashian memakai busana karya Mugler
Rupanya ini alasan Mugler menyudahi masa pensiunnya sejenak. Ya, untuk merancang dress Kim Kardashian. Dress ini mengangkat sudut pandang seolah Kim habis kehujanan. Ditambah dengan efek wet look rambutnya. Sungguh teknis sudut pandang yang rumit, namun ia berhasil merealisasikan dengan sangat memukau.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub