Suara.com - Seorang penyelam, Paul Sigurdsson, belum lama ini menyisir Laut Lembeh di Sulawesi Utara. Ia mendapati penemuan unik di dasar laut, di kawasan timur Indonesia tersebut.
Tatkala Paul melakukan penyelaman di titik kedalaman sekitar 20 meter di dasar laut, ia bersama tim ekspedisinya menemukan seekor gurita kelapa.
Nahas, gurita yang terkenal memiliki insting kuat itu ditemukan berlindung di balik gelas plastik.
Agaknya, ia tak lagi dapat membedakan sampah plastik dengan tempat berlindung yang seharusnya seperti kerang maupun serpihan karang.
Keberadaan sampah plastik di dasar laut ini sekaligus membuktikan betapa mengerikannya sampah daratan yang menjangkiti ekosistem laut.
Sebab, biota laut macam gurita yang membutuhkan cangkang alami, terancam keberadaannya, akibat terkontaminasi plastik.
Saat gurita salah mengira plastik sebagai tempatnya berlindung, ia riskan dimangsa hewan laut lainnya. Keadaan ini dikhawatirkan akan membuat rantai makanan di laut bergerak secara tidak sehat. Dan gurita kelapa serta hewan laut berukuran kecil lainnya terancam punah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123