Kala memutuskan untuk mulai fokus membangun brand sendiri, Renny memang memutuskan untuk memakai jasa penjahit rumahan. Namun, saat permintaan konsumen terus bertambah, rupanya tidak mudah mencari penjahit baru untuk melancarkan produksi.
Menurut Renny, menemukan dan bekerja sama dengan penjahit itu ibarat mencari jodoh, mesti pas di hati. Nyatanya, hal itu sedikit membuat Renny kebingungan saat ingin menggaet penjahit yang mau berkomitmen dan tanggung jawab.
Kendala berikutnya adalah ketatnya persaingan bisnis hijab online, utamanya perkara harga. Biasanya online shop berani pasang harga sangat murah, sedangkan itu bukan spesialisasi pasar Trinity.
Walau demikian, Renny tidak takut. Ia tetap sangat optimis Trinity bisa terus berkembang dan mendapatkan tempat sendiri di hati konsumennya.
Trinity selama ini selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pengikutnya, mulai dari inovasi produk hijab, kualitas bahan, selalu berusaha mengikuti tren, hingga berharap bisa menjadi pionir dalam model hijab kekinian. Trinity bahkan mengklaim produknya mempunyai kualitas yang sama baiknya dengan brand-brand terkenal pendahulunya.
Berinovasi dalam mengeluarkan jenis atau model hijab baru setiap bulan adalah kunci Trinity membuat para konsumennya tidak mudah berpaling. Harga hijabnya pun tergolong sangat terjangkau untuk kualitas premium.
Kunci sukses bisnis online adalah promosi
Renny tak puas begitu saja dengan pencapaian bisnis online miliknya saat ini. Dia sedang bersiap untuk mempunyai offline store tersendiri.
Dia juga punya cita-cita membuat konveksi sendiri agar lebih memudahkan dirinya dalam memproduksi kebutuhan penjualan. Selanjutnya, dia punya target baru untuk membangun bisnis dengan brand baru yang menjual fesyen item berbeda, seperti hijab instan hingga pakaian syar'i, tapi tetap di bawah naungan Trinity.
Baca Juga: Demi Puaskan Hobi Belanja, Perempuan Ini Rela Jual Plasma Darah
Ditanya soal kunci kesuksesan bisnis online, Renny menyebut pentingnya kekuatan promosi. Menurut dia, bisnis online itu jelas harus rajin promosi agar orang selalu tahu dan tidak pernah lupa jika brand tersebut masih ada dan terus berinovasi.
"Bisnis online itu kuncinya promosi. Jangan malas untuk iklan dan promosi. Siapkan budget tertentu dalam sebulan itu untuk promosi," ucap Renny menerangkan.
"Karena percuma, sebagus apapun produk kita, apalagi online ya, kalau nggak promosi, orang-orang jadi tidak pernah tahu tentang brand kita," kata dia kemudian.
"Promosi bisa lewat endorse selebgram, atau ikut paid promote di Instagram, bisa juga melalui Instagram Ads itu,” begitu saran Renny.
Jatuh cinta kepada Trinity
Bagaimana pendapat para konsumen setia tentang produk Trinity? Ternyata, banyak pelanggan yang sudah bolak-balik belanja hijab di Trinity karena menyukai koleksi-koleksi yang ditawarkan.
"Kurang lebih hampir satu tahun udah jadi pelanggan Trinity. Aku tahu brand hijab ini dari teman-teman, mereka juga sudah jadi pelanggan Trinity dari dulu," ungkap seorang pelanggan Trinity bernama Okky.
"Sebelumnya aku selalu beli hijab yang dipakai selebgram. Terus waktu coba koleksi hijab dari Trinity, ternyata kualitasnya sama tapi harganya beda jauh. Jadi sekarang pilih Trinity dengan kualitas yang bagus dan harganya terjangkau," lanjutnya.
Eka, pelanggan lainnya, juga mengaku sudah beberapa kali belanja hijab di Trinity selama setahun belakangan. "Aku tahu Trinity awalnya dari Instagram. Kalau nggak salah sih, dari paid promote gitu," tutur dia.
"Pilihan warna hijab di Trinity itu banyak, jenis hijabnya juga bervariasi. Dengan harganya yang murah, kualitasnya nggak kalah dengan produk hijab yang sudah terkenal. Itu yang bikin suka beli di Trinity," katanya menambahkan.
Apakah Anda juga ingin sukses dan bertahan di tengah ketatnya persaingan bisnis hijab online seperti Renny? Melihat dari perjuangan Renny selama bertahun-tahun, ada tiga kata untuk mewakili rahasia kesuksesan Trinity: harus fokus, berkomitmen, dan jangan mudah menyerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?